Analis: Kenaikan Suku Bunga Acuan Tak Langsung Memengaruhi Bunga Kredit - Kompas.com

Analis: Kenaikan Suku Bunga Acuan Tak Langsung Memengaruhi Bunga Kredit

Kompas.com - 17/05/2018, 21:38 WIB
IlustrasiTHINKSTOCKS/SAPUNKELE Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia atau BI 7-Day Reverse Repo Rate dinilai tidak berdampak langsung terhadap kenaikan bunga kredit oleh perbankan.

Hal itu dikarenakan kondisi likuiditas bank yang masih cukup gemuk.

"Bank akan sangat hati-hati naikkan bunga kredit karena kondisinya saat ini likuiditas bank masih cukup gemuk dengan CAR (Capital Adequacy Ratio) 22 persen dan LDR (Loan to Deposit Ratio) di 89,6 persen," kata ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara saat dihubungi Kompas.com, Kamis (17/5/2018) malam.

CAR merupakan rasio kecukupan modal yang menunjukkan kemampuan perbankan menyediakan dana untuk mengatasi risiko kerugian. Sedangkan LDR adalah rasio yang mengukur kemampuan bank dengan membagi total kredit dengan total Dana Pihak Ketiga (DPK).

Baca juga: Suku Bunga Acuan 4,5 Persen, Rupiah Bisa Menguat hingga 200 Poin

"Karena bunga kredit belum tentu langsung naik, jadi tidak langsung memberatkan dunia usaha juga," tutur Bhima.

BI menetapkan keputusannya menaikkan suku bunga acuan 25 basis poin (bps) jadi 4,5 persen melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 16 dan 17 Mei 2018. Selain menetapkan suku bunga acuan, BI juga menaikkan suku bunga Deposit Facility 25 bps jadi 3,75 persen dan menaikkan suku bunga Lending Facility 25 bps jadi 5,25 persen.

Semua ketetapan tersebut mulai berlaku pada Jumat (18/5/2018) esok.


Komentar
Close Ads X