Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tenaga Kerja Asing Bertambah, Pekerja Asal China Paling Banyak

Kompas.com - 18/05/2018, 14:35 WIB
Ambaranie Nadia Kemala Movanita ,
Palupi Annisa Auliani

Tim Redaksi


JAKARTA, KOMPAS.com
—China menjadi negara asal tenaga kerja asing (TKA) terbesar di Indonesia selama 2017, merujuk data Kementerian Ketenagakerjaan. Total jumlah pekerja asing di Indonesia juga bertambah pada tahun itu.

"TKA yang paling banyak bekerja di Indonesia adalah (dari) Republik Rakyat China, (berjumlah) 24.804 orang," ujar Kepala Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan Sahat Sinurat kepada Kompas.com, Jumat (18/5/2018).

Jumlah TKA asal China tersebut bertambah lebih dari 5.000 orang dibandingkan data pada 2016 yang tercatat 19.485 orang.

Baca juga: Sektor Jasa Paling Banyak Serap Tenaga Kerja Asing

Dari data yang dihimpun Kementerian Ketenagakerjaan sejak 2007, TKA dari China jumlahnya selalu paling banyak daripada dari negara lain.

Peringkat kedua TKA terbanyak di Indonesia pada 2017 adalah pekerja asal dari Jepang, yakni 13.540 orang. Jumlah tersebut juga bertambah dibandingkan 13.394 pekerja pada 2016.

Di peringkat selanjutnya, TKA terbanyak ketiga yang bekerja di Indonesia pada 2017 berasal dari Korea Selatan, yaitu 9.521 orang. Adapun peringkat keempat adalah pekerja asal India sebanyak 6.237 orang.

Baca juga: Perpres Tenaga Kerja Asing Berpotensi Diskriminatif

Disusul dengan jumlah TKA dari negara Malaysia sebanyak 4.603 orang, Filipina sebanyak 3.174 orang, 2.603 orang dari Australia, 2.526 dari Amerika Serikat, 2.016 dari Inggris, dan 1.915 dari Singapura. Sementara itu, 15.035 TKA lainnya berasal dari negara-negara di luar yang sudah disebutkan.

Dengan demikian, total tenaga kerja asing yang bekerja di Indonesia selama 2017 sebesar 85.974 orang. Jumlah tersebut lebih besar jika dibandingkan tahun sebelumnya, yakni sebesar 80.375 TKA.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kementerian PUPR Buka 26.319 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Kementerian PUPR Buka 26.319 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Whats New
[POPULER MONEY] Kartu Prakerja Gelombang 66 Dibuka | Luhut dan Menlu China Bahas Kelanjutan Kereta Cepat Sambil Makan Durian

[POPULER MONEY] Kartu Prakerja Gelombang 66 Dibuka | Luhut dan Menlu China Bahas Kelanjutan Kereta Cepat Sambil Makan Durian

Whats New
Ada Konflik di Timur Tengah, RI Cari Alternatif Impor Migas dari Afrika dan Amerika

Ada Konflik di Timur Tengah, RI Cari Alternatif Impor Migas dari Afrika dan Amerika

Whats New
Langkah PAI Jawab Kebutuhan Profesi Aktuaris di Industri Keuangan RI

Langkah PAI Jawab Kebutuhan Profesi Aktuaris di Industri Keuangan RI

Whats New
Akar Masalah BUMN Indofarma Belum Bayar Gaji Karyawan

Akar Masalah BUMN Indofarma Belum Bayar Gaji Karyawan

Whats New
Nestapa BUMN Indofarma, Sudah Disuntik APBN, tapi Rugi Terus

Nestapa BUMN Indofarma, Sudah Disuntik APBN, tapi Rugi Terus

Whats New
Tol Japek II Selatan Diyakini Jadi Solusi Kemacetan di KM 66

Tol Japek II Selatan Diyakini Jadi Solusi Kemacetan di KM 66

Whats New
Punya Gaji Tinggi, Simak Tugas Aktuaris di Industri Keuangan

Punya Gaji Tinggi, Simak Tugas Aktuaris di Industri Keuangan

Whats New
Nasib BUMN Indofarma: Rugi Terus hingga Belum Bayar Gaji Karyawan

Nasib BUMN Indofarma: Rugi Terus hingga Belum Bayar Gaji Karyawan

Whats New
Pembatasan Pembelian Pertalite dan Elpiji 3 Kg Berpotensi Berlaku Juni 2024

Pembatasan Pembelian Pertalite dan Elpiji 3 Kg Berpotensi Berlaku Juni 2024

Whats New
OJK Sebut 12 Perusahaan Asuransi Belum Punya Aktuaris

OJK Sebut 12 Perusahaan Asuransi Belum Punya Aktuaris

Whats New
OJK Cabut Izin Usaha BPR Syariah Saka Dana Mulia di Kudus

OJK Cabut Izin Usaha BPR Syariah Saka Dana Mulia di Kudus

Whats New
Ada Indikasi TPPU lewat Kripto, Indodax Perketat Pengecekan Deposit

Ada Indikasi TPPU lewat Kripto, Indodax Perketat Pengecekan Deposit

Whats New
Produk Petrokimia Gresik Sponsori Tim Bola Voli Proliga 2024

Produk Petrokimia Gresik Sponsori Tim Bola Voli Proliga 2024

Whats New
OJK Sebut Perbankan Mampu Antisipasi Risiko Pelemahan Rupiah

OJK Sebut Perbankan Mampu Antisipasi Risiko Pelemahan Rupiah

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com