Rhenad Kasali: Asian Games Dorong Ekonomi UMKM

Kompas.com - 18/05/2018, 15:02 WIB
Maskot Ada Games 2018 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/5/2018). KOMPAS.com/IhsanuddinMaskot Ada Games 2018 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Perhelatan akbar Asian Games 2018 melibatkan banyak stakeholder yang menggelontorkan sumber daya demi suksesnya acara.

Hal tersebut dirasa tak akan sia-sia karena sangat bermanfaat bagi rakyat Indonesia. Salah satunya manfaat yang dirasakan sektor UMKM Indonesia.

Guru Besar Ilmu Manajemen Universitas Indonesia Rhenald Kasali mengatakan, dengan kucuran dana yang besar untuk Asian Games 2018 sudah pasti akan memicu pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Terkait dengan UMKM, setiap ada kegiatan yang menarik banyak orang datang, baik atlet, masyarakat, atau panitia, pasti akan membuka peluang ekonomi," ujar Rhenald melalui keterangan tertulis, Jumat (18/5/2018).

Baca juga: Ojek Online, Siap-siap Kebanjiran Order Saat Asian Games 2018

Rhenald mengatakan, pendatang umumnya gemar membawa pulang oleh-oleh dari daerah tersebut sebagai kenang-kenangan.

Cinderamata Asian Games 2018 diyakini akan menjadi primadona bagi para atlet, ofisial, maupun tamu lainnya sebagai barang kenangan. Di samping itu, standar produksinya juga perlu ditingkatkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Seperti regulasi negara yang datang terkait cinderamata pun harus ditinjau, seperti membawa cinderamata kayu, kayu itu kan sensitif. Peraturan negara seperti Jepang itu sangat ketat, China dan Korea Utara mungkin sangat ketat,” kata Rhenald.

Tak hanya cinderamata. Jika dikelola dengan baik, kata Rhenald, kawasan tempat berlangsungnya pertandingan juga bisa menjadi future market, yaitu destinasi wisata dan MICE. Bahkan, bisa mendatangkan investasi dan menjadi bagian dari rantai pasok global.

Karena perhelatan itu hanya berlangsung beberapa minggu di daerah tertentu, maka UMKM dituntut lebih kreatif agar kontribusinya merata. Menurut dia, agar lebih mendorong perekonomian Indonesia, sebaiknya banyak anak muda yang terlibat.

“Dampak multiplier effect dari Asian Games terhadap masyarakat Indonesia tidak hanya terjadi dalam sekejap, multiplier effect terjadi di beberapa sektor, mau pilih yang mana, promosinya, pemberitaan, penginapan tempat wisata yang baik dan LRT," kata dia.

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Whats New
Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Rilis
Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Whats New
Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Whats New
Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Rilis
Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Rilis
Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Whats New
Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Rilis
 Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Whats New
Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Whats New
Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Rilis
Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Whats New
Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Whats New
Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Whats New
Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X