Anak Buah Susi Tangkap 2 Kapal Pencuri Ikan Berbendera Filipina

Kompas.com - 19/05/2018, 10:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapal Pengawas Perikanan milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menangkap dua kapal ikan asing yang diduga melaksanakan kegiatan pencurian ikan di perairan Indonesia.

Pelaksana tugas Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP Nilanto Perbowo menyebutkan, penangkapan dilakukan Kamis, 1 Mei 2018, sekitar pukul 16.15 WITA.

Berawal dari kecurigaan, petugas kemudian mendekati serta menghentikan laju dua unit kapal berbendera Filipina yang sedang melintas di perairan utara Sulawesi (sekitar 274 mil dari Perairan Tahuna).

"Kapal pertama bernama F/B Hanadorea Five dengan kapasitas 13 GT berjenis 'light boat'. Kapal kedua itu bernama JRV.02 dengan kapasitas 6 GT berjenis 'pump boat'," ujar Nilanto melalui siaran pers, Sabtu (19/5/2018).

Baca juga: KKP Tangkap 2 Kapal Berbendera Vietnam yang Diduga Illegal Fishing

Berdasarkan pemeriksaan, kapal pertama diawaki 3 orang warga negara Filipina. Adapun kapal kedua diawaki 2 orang yang juga merupakan warga negara Filipina.

Saat diperiksa, nahkoda di kedua kapal yang tergolong berkapasitas kecil itu tidak bisa menunjukkan dokumen sah dari pemerintah Indonesia untuk melakukan penangkapan ikan di perairan Indonesia.

"Berdasarkan pemeriksaan, kapal-kapal itu diduga melanggar UU Nomor 45 Tahun 2009 dengan ancaman pidana paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp 20 miliar," lanjut Nilanto.

Petugas KKP kemudian membawa kedua kapal tersebut menuju Stasiun PSDKP Tahuna, Sulawesi Utara agar awak kapal bisa ditindaklanjuti dengan proses hukum oleh penyidik pegawai negeri sipil perikanan.

Penangkapan dua kapal pencuri ikan ini menambah jumlah kapal asing yang ditangkap oleh KKP. Hingga 18 Mei 2018, jumlah kapal pencuri ikan yang berhasil ditangkap yakni sebanyak 41 kapal.

Rinciannya, 8 kapal Vietnam, 4 kapal Filipina, 1 kapal malaysia dan 28 kapal nelayan Indonesia sendiri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.