Minat Pemudik dengan Bis Masih Rendah - Kompas.com

Minat Pemudik dengan Bis Masih Rendah

Kompas.com - 22/05/2018, 15:40 WIB
Suasana di loket bus Terminal Pulogebang pada Selasa (22/5/2018).-KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMA Suasana di loket bus Terminal Pulogebang pada Selasa (22/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Memasuki hari keenam Ramadhan 2018, belum terlihat adanya lonjakan penumpang di Terminal Terpadu Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur.

Karyawan PO Kramatjati, Edi Saputera mengatakan, jumlah penumpang cenderung sepi pada awal Ramadhan ini.

"Awal-awal puasa mah masih sepi. Biasanya mulai ramainya (penumpang) H-10 sampai H-1 Lebaran," ujar Edi saat ditemui Kompas.com di Terminal Pulogebang, Selasa (22/5/2018).

Edi menuturkan, perusahaannya sudah membuka penjualan tiket mudik Lebaran 2018 sejak 17 Mei lalu. Namun, sejauh ini belum ada lonjakan pemesanan.

"Baru satu, dua orang yang beli tiket buat mudik. Masih banyak slot kosong," kata Edi.

Pernyataan Edi pun diamini oleh petugas agen bus PO Sinar Jaya bernama Dodi. Menurut dia, penumpang baru mulai ramai pada H-10 Lebaran.

"Biasanya puncak ramainya itu H-3 Lebaran. Itu favorit banget buat pemudik," kata Dodi.

Berbeda dengan PO Kramatjati, kata Dodi, PO Sinar Jaya tidak melayani pemesanan tiket untuk arus mudik.

"Kalau di sini enggak bisa booking, jadi belinya on the spot," ucap dia.

Sementara itu, Edi Nugroho, petugas PO Rosalia Indah mengaku sudah kebanjiran pemesanan tiket untuk mudik Lebaran tahun ini. Dia mengklaim tiket ke sejumlah jurusan di Pulau Jawa sudah habis terjual.

"Buat jurusan Jogja, Solo dan Madiun sudah habis. Mulai H-7 sampai H-1 sudah habis yang regulernya," ujar Edi Nugroho.

Edi menuturkan, tiap harinya akan ada lima armada yang akan melayani penumpang saat musim mudik. Dia tak menutup kemungkinan akan ada tambahan armada jika adanya lonjakan penumpang.

"Mungkin nanti ada tambahan bus pariwisata kalau penumpangnya banyak," kata Edi Nugroho.



Close Ads X