Menguat 2 Hari Berturut-turut, IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah

Kompas.com - 24/05/2018, 08:05 WIB
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (21/5/2018). KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGPergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (21/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatatkan kenaikan, yang sedikit banyak mengkonfirmasi kembalinya kepercayaan diri investor untuk masuk ke pasar.

Pada perdagangan Rabu (23/5/2018), IHSG ditutup di level 5.792, naik 0,71 persen. Ini merupakan kenaikan indeks selama dua hari berturut-turut setelah ditutup melemah pada awal pekan.

Mengutip Kontan.co.id, Kamis (24/5/2018), analis Paramita Alfa Sekuritas, William Siregar menyebut, penguatan IHSG kemarin lebih disebabkan larisnya penjualan Surat Utang Negara (SUN) dengan nilai perolehan sebesar Rp 15 triliun. Pencapaian ini jauh lebih baik ketimbang penjualan SUN sebelumnya.

"Hasil penjualan SUN yang bagus ini turut membawa andil bagi penguatan IHSG, karena investor asing kembali masuk. Bisa dibilang kepercayaan diri investor sedikit banyak pulih," ujar William, Rabu (23/5/2018).

Cuma, William mengingatkan, adanya rilis notulensi hasil rapat The Federal Reserve (The Fed) yang akan dilangsungkan Rabu malam waktu Indonesia.

Menurutnya, pelaku pasar menunggu apakah notulensi memberikan gambaran bahwa The Fed bersikap hawkish atau lebih wait and see terkait kenaikan suku bunga.

Jika tidak ada sinyal yang membuat shock pasar, maka IHSG diperkirakan bisa kembali menemukan pijakan untuk menguat.

Meski demikian, kata William, kecenderungan IHSG terkoreksi juga terbuka pada perdagangan Kamis (24/5/2018), setelah reli dua hari. IHSG akan mengalami koreksi terbatas atau terkoreksi sehat.

Prediksinya, IHSG hari ini akan bergerak di rentang support 5.763 dan resistance 5.809. Jika sama sekali tidak ada sentimen negatif, baik dari internal maupun eksternal, William menyebut IHSG mampu bergerak mendekati level resistance.

Analis Artha Sekuritas Indonesia, Juan Harahap menyebut kenaikan IHSG dipicu oleh pulihnya kepercayaan asing terhadap saham BBRI, yang membatalkan akuisisi terhadap Bank Muamalat, sehingga sektor keuangan menopang IHSG.

"Karena kepercayaan pulih, investor asing kembali net buy sebesar Rp 558,78 miliar," kata Juan.

Prediksi Juan, hari ini ada kemungkinan IHSG untuk turun. Pasalnya, jika dilihat secara teknikal, pola reversal gagal melakukan reversal setelah candle hammel terbentuk di perdagangan sebelumnya. Hal ini disebabkan sentimen global yang masih membayangi dan belum priced in.

IHSG diprediksi  akan bergerak antara support 5.730 dan resistance 5.867.

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: IHSG diprediksi turun setelah reli dua hari

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

“R1Q2” Kode Tetap Tangguh dalam Ketidakpastian (Bagian 5 dari 8 Artikel Seri Green Ocean Strategy)

“R1Q2” Kode Tetap Tangguh dalam Ketidakpastian (Bagian 5 dari 8 Artikel Seri Green Ocean Strategy)

Smartpreneur
Saham Twitter Anjlok Lagi, Usai Elon Musk Sebut Ada Manipulasi Alogaritma

Saham Twitter Anjlok Lagi, Usai Elon Musk Sebut Ada Manipulasi Alogaritma

Whats New
Viral Video Unilever PHK Karyawan, Ini Kata Manajemen

Viral Video Unilever PHK Karyawan, Ini Kata Manajemen

Whats New
Contoh Surat Perjanjian Utang Piutang dengan Jaminan Sertifikat Tanah

Contoh Surat Perjanjian Utang Piutang dengan Jaminan Sertifikat Tanah

Spend Smart
 Luna Foundation Guard Lepas Rp 44 Triliun Bitcoin untuk Selamatkan Stablecoin UST

Luna Foundation Guard Lepas Rp 44 Triliun Bitcoin untuk Selamatkan Stablecoin UST

Whats New
Walau BPA Diumumkan, Nasabah AJB Bumiputera akan Tetap Lakukan Aksi 3 Hari

Walau BPA Diumumkan, Nasabah AJB Bumiputera akan Tetap Lakukan Aksi 3 Hari

Whats New
Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Rp 7.000, Simak Rinciannya

Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Rp 7.000, Simak Rinciannya

Whats New
Semakin Tak Berharga, Terra LUNA Kini Diperdagangkan di Level Rp 2,6 Per Keping

Semakin Tak Berharga, Terra LUNA Kini Diperdagangkan di Level Rp 2,6 Per Keping

Spend Smart
Kurs Rupiah terhadap Dollar AS  di 5 Bank

Kurs Rupiah terhadap Dollar AS di 5 Bank

Whats New
Begini Cara Memilih atau Mengubah Jasa Pengiriman di Shopee

Begini Cara Memilih atau Mengubah Jasa Pengiriman di Shopee

Spend Smart
Hasil Fit and Proper Test BPA AJB Bumiputera 1912 Diumumkan Hari Ini?

Hasil Fit and Proper Test BPA AJB Bumiputera 1912 Diumumkan Hari Ini?

Whats New
Shanghai Bakal Akhiri Lockdown, Harga Minyak Mentah Melonjak Tembus 114 Dollar AS

Shanghai Bakal Akhiri Lockdown, Harga Minyak Mentah Melonjak Tembus 114 Dollar AS

Whats New
IHSG dan Rupiah Melaju di Zona Hijau

IHSG dan Rupiah Melaju di Zona Hijau

Whats New
Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Bermeterai

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Bermeterai

Whats New
Hadiri Changi Aviation Summit 2022, Menhub Akan Bahas Kebangkitan Industri Penerbangan Indonesia

Hadiri Changi Aviation Summit 2022, Menhub Akan Bahas Kebangkitan Industri Penerbangan Indonesia

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.