Survei BTPN: Pengeluaran Nasabah Naik 5-10 Persen saat Ramadan

Kompas.com - 25/05/2018, 12:44 WIB
Ilustrasi rupiah KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGIlustrasi rupiah

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk ( BTPN) mengeluarkan hasil dari Jenius Ramadhan Study 2018. Hasilnya, pengeluaran nasabah pengguna Jenius mengalami peningkatan selama Ramadan.

Adapun survei dilakukan terhadap 360 nasabah pengguna Jenius yang ada di Jakarta, Bogor, Depok, dan Tangerang selama periode 2 Mei 2018 hingga 6 Mei 2018.

"Di bulan Ramadan, pengeluaran para digital savvy meningkat 5 hingga 10 persen," kata Direktur BTPN Anika Faisal di Jakarta, Kamis (24/5/2018).

Jenius kemudian membagi pengeluaran tersebut ke dalam enam jenis. Pertama, sebanyak 84 persen "digital savvy" mengalokasikan tambahan pengeluaran untuk buka bersama.

Kemudian, yang kedua sebanyak 81 persen digital savvy menambah pengeluaran khusus untuk membayar zakat.

"Ketiga, untuk membeli takjil sebesar 71 persen. Keempat membeli baju lebaran 66 persen dan shopping karena diskon 50 persen serta untuk biaya mudik sebesar 49 persen," jelas Anika.

Di sisi lain, peningkatan pengeluaran tersebut juga diimbangi dengan aktivitas yang kerap dilakukan para digital savvy tersebut selama Ramadan dan Lebaran.

Anika menjelaskan bahwa aktivitas belanja paling banyak dilakukan dengan menyumbang persentase sebesar 47 persen, diikuti dengan makan di restoran sebesar 46 persen.

"Kemudian 32 persen digital savvy ini juga suka bepergian ke bioskop. 29 persen beraktivitas ngabuburit, 14 persen nongrong di kafe, dan 11 persen browsing atau bermain game di gadget-nya," pungkas Anika.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X