Pasar Masih Volatil, Beberapa Perusahaan Tunda Proses IPO

Kompas.com - 26/05/2018, 10:00 WIB
Direktur Utama Mandiri Sekuritas Silvano Rumantir saat memberi pemaparan di Malang, Jawa Timur, Jumat (10/11/2017). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Direktur Utama Mandiri Sekuritas Silvano Rumantir saat memberi pemaparan di Malang, Jawa Timur, Jumat (10/11/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kondisi pasar yang tengah volatil membuat beberapa perusahaan menunda rencana menawarkan saham perdananya atau IPO pada semester pertama 2018. Hal itu pun terjadi pada perusahaan yang ditangani oleh penjamin emisi PT Mandiri Sekuritas.

Direktur Utama Mandiri Sekuritas Silvano Rumantir mengatakan, ada beberapa perusahaan yang ditanganinya menunda untuk IPO.

"Ada satu perusahaan cat swasta belum mulai prosesnya. Masih memonitor second half," kata Silvano di Jakarta, Jumat (25/5/2018).

Silvano sendiri enggan menyebutkan nama perusahaan cat swasta tersebut. Namun, dia memastikan bahwa perusahaan tersebut telah mengundang banyak investor datang dan mendorong IPO.

"Tapi so far belum ada keputusan dari mereka mau lanjut atau enggak karena enggak harus juga kan," imbuh dia.

Sementara perusahaan lainnya yang ditangani Mandiri Sekuritas, yakni PT Indonesia Kendaraan Terminal atau IKT juga belum menunjukkan kejelasan untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Baca: BEI Sayangkan Perusahaan yang Tunda IPO karena Gejolak Pasar

"IKT lagi mau roadshow, tapi responnya belum tahu gimana ke depannya," tutur Silvano.

Kemudian, Silvano juga memastikan bahwa Mandiri Sekuritas sejauh ini belum mendapatkan mandat baru bagi perusahaan yang ditanganinya untuk IPO.

"So far sih lain dari itu belum ada. Belum ada yang konfirmasi lagi dan belum ada kick off meeting. Mandat baru juga tidak ada," pungkas Silvano.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X