Bank Sampoerna Raih Kinerja Positif hingga April 2018 - Kompas.com

Bank Sampoerna Raih Kinerja Positif hingga April 2018

Kompas.com - 26/05/2018, 15:00 WIB
Bank Sahabat SampoernaBANK SAMPROERNA Bank Sahabat Sampoerna

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Sampoerna meraih kinerja cukup positif hingga April 2018. Pada periode tersebut, Bank Sampoerna mencatatkan raihan laba bersih sebesar Rp 16,7 miliar.

Pencapaian tersebut dari perolehan laba bersih pada akhir Maret 2018 yang sebesar Rp 14,4 miliar.

Chief Financial Officer Bank Sampoerna Henky Suryaputra menjelaskan, capaian positif itu juga terjadi pada dana pihak ketiga (DPK).

Menurut dia, dari sisi perolehan dana pihak ketiga pada akhir April 2018 berhasil dihimpun dana sebesar Rp 7,3 triliun.

"Jumlah ini relatif tidak berbeda dengan jumlah yang dihimpun per akhir Maret 2018, tetapi dengan komposisi dana murah seperti rekening tabungan dan giro, current accounts, dan saving accounts, serta CASA yang lebih baik," jelas Henky dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (26/5/2018).

Baca juga: Laba Bersih Bank Sampoerna Kuartal I 2017 sekitar Rp 13 Miliar

Adapun rasio CASA Bank Sampoerna per akhir April 2018 berada pada level 13,4 persen atau meningkat dari periode sama tahun 2017 yang hanya 12,8 persen.

"Untuk pinjaman yang disalurkan, posisi per April 2018 sendiri tercatat sebesar Rp 6,8 triliun. Jumlah ini  meningkat 13 persen dibandingkan dengan poisisi pada tahun sebelumnya dan meningkat 6 persen dibandingkan dengan pinjaman yang disalurkan per akhir Maret 2018," terang Henky.

Untuk itu, sebagai perwujudan rasa syukur atas capaian kinerja tersebut, Bank Sampoerna menggelar program Tali Kasih dengan memberikan santunan terhadap 60 anak yatim dan dhuafa di Masjid Al Istiqomah, Panti Asuhan Muhammadiyah, Jakarta, Jumat (25/5/2018). 

“Dengan doa anak-anak yatim ini, mudah-mudahan ke depannya Bank Sampoerna semakin maju dan semoga anak-anak yang berada di sini suatu saat bisa menjadi penerus Bank Sampoerna yang membawa Bank Sampoerna semakin besar,” sambung Henky.

Kompas TV Meski Bank Indonesia sudah menaikkan suku bunga acuan BI 7-Day Repo Rate menjadi 4,5 persen rupiah tetap saja bergejolak.



Close Ads X