Ada Remaja Curi Koper di Bandara, YLKI Desak AP II Benahi Sistem Keamanan

Kompas.com - 28/05/2018, 09:38 WIB
Kapolres Bandara Soekarno-Hatta AKBP Viktor Togi Tambunan saat merilis kasus pencurian 10 buah koper oleh rwmaja berusia 15 tahun di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (27/5/2018). Kompas.com/Sherly PuspitaKapolres Bandara Soekarno-Hatta AKBP Viktor Togi Tambunan saat merilis kasus pencurian 10 buah koper oleh rwmaja berusia 15 tahun di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (27/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyoroti kasus DV (15) yang mencuri 10 buah koper di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, dengan menyelinap melalui pintu keluar. Melalui kasus ini, sistem keamanan bandara juga dinilai sangat lemah dan harus segera dibenahi.

"Ini fatal sekali. Kasus ini menunjukkan sistem pengamanan di area tersebut sangat lemah," kata Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi saat dihubungi Kompas.com pada Senin (28/5/2018).

Kepada polisi saat sudah diamankan, DV mengaku memasuki area pengambilan bagasi di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta dengan berpura-pura sebagai penumpang. Dia sampai membawa koper miliknya sendiri saat tiba di bandara seolah-olah seperti penumpang yang baru saja mendarat.

Tulus mendesak agar PT Angkasa Pura II membenahi seluruh sistem keamanan di bandara naungannya, terutama Bandara Soekarno-Hatta.

Baca juga: Masuk Lewat Exit Gate, Begini Cara Remaja Ini Curi Koper di Bandara

Hal itu dinilai perlu dilaksanakan sesegera mungkin guna menjaga rasa aman dan kepercayaan pengguna jasa bandara terhadap pengelola bandar udara.

"Jangan sampai Terminal 3 yang dibangga-banggakan itu ternyata punya titik lemah yang rawan," tutur Tulus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat dihubungi secara terpisah, Vice President Corporate Communication AP II Yado Yarismano mengingatkan agar penumpang selalu waspada. Yado juga meminta penumpang tidak segan untuk melapor ketika didapati ada hal-hal yang mencurigakan.

"Langsung melaporkan saja jika ada hal-hal yang tidak biasanya," ujar Yado.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Whats New
Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Rilis
Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Whats New
Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Whats New
Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Rilis
Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Rilis
Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Whats New
Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Rilis
 Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Whats New
Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Whats New
Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Rilis
Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Whats New
Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Whats New
Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Whats New
Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X