Pemerintah Raup Rp 1,9 Triliun dari Penjualan SBR003

Kompas.com - 28/05/2018, 16:55 WIB
Pemerintah secara resmi meluncurkan Savings Bond Retail Seri 003 (SBR) 003 di Jakarta, Senin (14/5/2018).KOMPAS.com/Mutia Fauzia Pemerintah secara resmi meluncurkan Savings Bond Retail Seri 003 (SBR) 003 di Jakarta, Senin (14/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatat hasil penjualan SBR (Savings Bond Retail) seri SBR003 selama 12 hari masa penawaran sebesar Rp 1.928.066.000.000.

SBR merupakan instrumen pembiayaan negara dalam bentuk obligasi yang ditawarkan kepada individu atau perseorangan.

"Setelah melalui masa penawaran dari 14 sampai 25 Mei 2018, ditetapkan hasil penjualan SBR seri SBR003 dengan total volume pemesanan pembelian SBR003 yang disampaikan masyarakat dan sampai dengan penutupan masa penawaran dan dinyatakan selesai sebesar Rp 1,9 triliun lebih," kata Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Luky Alfirman melalui konferensi pers di kantornya, Senin (28/5/2018).

Luky menjelaskan, penjualan SBR003 dilakukan secara online melalui e-SBN di mana sistem elektroniknya disediakan oleh sembilan mitra distribusi yang memiliki interface dengan e-SBN.

Adapun dana hasil penjualan SBR003 ini akan digunakan untuk memenuhi sebagian kebutuhan pembiayaan APBN 2018, salah satunya untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Penjualan SBR003 tercatat menjangkau 7.642 investor di seluruh provinsi yang ada di Indonesia, dengan jumlah investor baru mencapai 5.683 orang. Jumlah investor terbesar ada pada pemesanan Rp 1 juta-Rp 100 juta dengan persentase 61,89 persen.

Berdasarkan kelompok umur, jumlah investor terbesar ada pada rentang umur 25-40 tahun (36,72 persen). Untuk volume pemesanan terbesar datang dari kelompok umur di atas 55 tahun dengan total volume mencapai Rp 896,99 miliar atau 46,52 persen dari total volume pemesanan.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X