Pembuka Pintu Darurat Lion Air di Pontianak Terancam Delik Perusakan

Kompas.com - 28/05/2018, 22:57 WIB
Ilustrasi pesawat Lion Air. KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERAIlustrasi pesawat Lion Air.


JAKARTA, KOMPAS.com
—Seorang penumpang pesawat Lion Air rute Pontianak-Jakarta dengan nomor penerbangan JT 687 memaksa membuka pintu darurat pada Senin (28/5/2018).

Penumpang yang identitasnya tidak disebutkan itu memaksa buka pintu darurat setelah dia mendengar ada penumpang lain yang mengatakan ada bom di pesawat tersebut.

"Dalam penerbangan tersebut ada seorang penumpang yang bergurau membawa bom, tetapi ini tidak serta merta dijadikan alasan untuk membuka jendela darurat," kata Corporate Communications Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantoro melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com, Senin malam.

Baca juga: Isu Bom dalam Pesawat di Pontianak, Penumpang Keluar Lewat Pintu Darurat

Danang menjelaskan, penumpang yang dimaksud memaksa buka pintu darurat di bagian kanan pesawat tanpa instruksi awak kabin. Akibat tindakan tersebut, penerbangan dari Bandara Supadio di Pontianak menuju Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang itu mengalami keterlambatan (delayed).

Setelah kejadian itu pesawat rencananya tetap diberangkatkan ke Soekarno-Hatta. Terhadap penumpang yang memaksa buka pintu darurat pesawat, diproses oleh Lion Air ke kepolisian setempat dengan tuduhan merusak pesawat.

"Lion Air mengharapkan perbuatan tersebut diproses sampai kepada tingkat pengadilan," tutur Danang.

Dipastikan aman

Adapun seperti dikutip dari Tribunnews, Distrik Manager Lion Air Group Pontianak, Lukman Nurjaman, memastikan pesawat Lion Air JT 687 di Bandara Supadio aman dari ancaman bom.

Sebelumnya, seorang penumpang berteriak bom ketika di dalam kabin pesawat dan spontan membuat panik pesawat sampai membuka pintu darurat.

"Itu hanya isu, tidak ada bom. Alhamdulillah pesawat kita masih aman, namun memang ada yang meneriakkan bom tadi," ujar Lukman.

Akibat ucapan bom oleh salah satu penumpang, kepanikan disebut sempat terjadi di dalam pesawat dan menyebabkan penumpang berhamburan keluar. Satu penumpang disebut terluka.

"Memang tadi karena panik jadi ada penumpang yang jatuh, karena keluar dari pintu emergency. Informasinya satu penumpang yang mengalami luka dan telah dibawa ke rumah sakit," kata Lukman.

Menurut Lukman, pesawat tersebut membawa 189 penumpang. Hingga berita ini diturunkan, pesawat belum terbang, demikian pula penumpang.

Petugas keamanan bandara dan kepolisian masih menyisir pesawat, sementara penerbangan menuju Jakarta masih menanti pesawat pengganti.

Terpisah, General Manager Angkasa Pura II Cabang Bandara Supadio, Jon Muchtarita membenarkan adanya penumpang yang keluar dari dalam pesawat melalui pintu darurat ini. 

"Itu lagi diproses dan dimintai keterangan," ujar Jon saat dihubungi Kompas.com, Senin malam.

Meski demikian, Jon belum bisa memberikan keterangan secara rinci terkait peristiwa tersebut.

Adapun Manager Operasional Bandara Supadio, Bernard Munthe mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada pesawat dengan nomor penerbangan JT 687.

Kejadian berawal ketika seorang penumpang berinisial F, asal Wamena, Papua, bercanda terkait adanya bom.

Sebelumnya beredar foto sejumlah penumpang yang berada di sayap pesawat maskapai Lion Air. Kabar yang beredar, para penumpang ini keluar melalui pintu darurat akibat adanya isu bom di dalam pesawat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X