Rupiah Menguat Jadi Rp 13.993 per Dollar AS Usai BI Naikkan Suku Bunga

Kompas.com - 30/05/2018, 17:43 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com
—Nilai tukar rupiah di pasar spot pada penutupan perdagangan Rabu (30/5/2018) bertengger di posisi Rp 13.993 per dollar AS, menguat dua poin dibanding penutupan pada Selasa (29/5/2018).

Posisi rupiah di pasar spot berakhir menguat dua hari berturut-turut, Selasa dan Rabu. Namun pada awal perdagangan Rabu, rupiah masih dibuka di posisi Rp 14.025 per dollar AS, melanjutkan tren selama Mei 2018 yang doinan di atas Rp 14.000 per dollar AS.

Seperti terlihat dalam grafik pergerakan nilai tukar rupiah pada Rabu, kurs mata uang Garuda sempat menguat signifikan sampai ke level Rp 13.126 per dollar AS. Namun, setelah berfluktuasi terutama sepanjang siang sampai petang, rupiah di pasar spot berakhir menguat 2 poin saja dibanding penutupan sehari sebelumnya.

Penguatan hari ini didorong terutama oleh pengumuman Bank Indonesia yang kembali menaikkan suku bunga acuan. Itu pun, penguatan yang terjadi pada akhirnya tipis saja, 2 poin dari penutupan hari sebelumnya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia dari Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) pada Rabu masih menempatkan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS hari ini ada pada level Rp 14.032.

Baca juga: BI Naikkan Lagi Suku Bunga Acuan Jadi 4,75 persen

Nilai tukar rupiah mengalami penguatan secara bertahap setelah pada Kamis (24/5/2018) lalu mengalami pelemahan yang paling dalam sejak awal tahun 2018 yakni level Rp 14.205.

Ilustrasi rupiah.THINKSTOCKS/FITRIYANTOANDI Ilustrasi rupiah.

Menurut Vice President Economist PT Bank Permata Tbk Josua Pardede, penguatan rupiah tidak lepas dari hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) tambahan di Bank Indonesia pada hari ini yang menaikkan suku bunga acuan atau BI 7-Day Repo Rate 25 basis poin jadi 4,75 persen.

Langkah pengetatan kebijakan moneter tersebut dinilai sebagai upaya menstabilkan nilai tukar rupiah dalam mengantisipasi normalisasi kebijakan The Fed tahun ini dan tahun depan.

"BI memprioritaskan stabilitas rupiah dalam jangka pendek mengingat transmisi dari nilai tukar pada perekonomian cenderung lebih cepat dan lebih lanjut dapat berpengaruh pada konsumsi rumah tangga serta sentimen bisnis," kata Josua saat dihubungi Kompas.com, Rabu petang.

Baca juga: BI Naikkan Lagi Suku Bunga Acuan 25 Basis Poin, Rupiah Menguat Tipis

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo sebelumnya menyatakan, keputusan menaikkan BI 7-Day Repo Rate ditempuh sebagai langkah preventif untuk memperkuat stabilitas ekonomi, terutama dalam hal nilai tukar.

BI juga memandang ada kemungkinan kenaikan suku bunga acuan Fed Fund Rate yang lebih tinggi dan meningkatnya risiko di pasar keuangan global.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Pekerjaan Pemeliharaan di Tol Padaleunyi, Simak Jadwal dan Lokasinya

Ada Pekerjaan Pemeliharaan di Tol Padaleunyi, Simak Jadwal dan Lokasinya

Whats New
[POPULER MONEY] Akibat bila Seseorang Terkena Sanksi BI Checking | Jembatan Gantung Kaca Pertama di Indonesia

[POPULER MONEY] Akibat bila Seseorang Terkena Sanksi BI Checking | Jembatan Gantung Kaca Pertama di Indonesia

Whats New
Negara G7 Akan Larang Impor Emas Rusia

Negara G7 Akan Larang Impor Emas Rusia

Whats New
Syarat dan Cara Mengajukan Pinjaman BCA Tanpa Agunan

Syarat dan Cara Mengajukan Pinjaman BCA Tanpa Agunan

Whats New
Syarat dan Cara Mengajukan Kartu Kredit Mandiri lewat HP

Syarat dan Cara Mengajukan Kartu Kredit Mandiri lewat HP

Whats New
Segini Biaya Admin BRI yang Memicu Nasabah Robek Buku Tabungan hingga Viral

Segini Biaya Admin BRI yang Memicu Nasabah Robek Buku Tabungan hingga Viral

Whats New
Para Pemilik Holywings, Club Malam yang Promosinya Menuai Kontroversi

Para Pemilik Holywings, Club Malam yang Promosinya Menuai Kontroversi

Whats New
Cek Besaran Gaji Ke-13 PNS yang akan Cair Mulai 1 Juli 2022

Cek Besaran Gaji Ke-13 PNS yang akan Cair Mulai 1 Juli 2022

Whats New
Daftar PNS dan ASN yang Bakal Terima Gaji Ke-13 pada Juli 2022

Daftar PNS dan ASN yang Bakal Terima Gaji Ke-13 pada Juli 2022

Whats New
Apa Saja Akibatnya bila Seseorang Terkena Sanksi BI Checking?

Apa Saja Akibatnya bila Seseorang Terkena Sanksi BI Checking?

Spend Smart
Erick Thohir Perintahkan KAI 'Blacklist' Pelaku Pelecehan Seksual di KA dan Segera Proses Sanksi Hukumnya

Erick Thohir Perintahkan KAI "Blacklist" Pelaku Pelecehan Seksual di KA dan Segera Proses Sanksi Hukumnya

Whats New
Jembatan Gantung Kaca Pertama di Indonesia Ditargetkan Rampung September Mendatang

Jembatan Gantung Kaca Pertama di Indonesia Ditargetkan Rampung September Mendatang

Whats New
Ini Cara Beli Minyak Goreng Curah Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Ini Cara Beli Minyak Goreng Curah Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Whats New
Suguhkan Pencak Silat, Shopee Java in Paris Tuai Antusiasme Tinggi

Suguhkan Pencak Silat, Shopee Java in Paris Tuai Antusiasme Tinggi

Whats New
Pasar Persaingan Sempurna: Pengertian, Contoh, dan Ciri-cirinya

Pasar Persaingan Sempurna: Pengertian, Contoh, dan Ciri-cirinya

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.