Risiko Gagal Bayar SNP Finance Kerek Pencadangan Bank

Kompas.com - 31/05/2018, 13:00 WIB
ilustrasi rupiah thikstockphotosilustrasi rupiah

JAKARTA, KOMPAS.com - Risiko gagal bayar medium term notes ( MTN) PT Sunprima Nusantara Pembiayaan (SNP Finance) turut berimbas pada pemberi pinjaman dari perbankan. Pasalnya, kredit yang mengucur SNP Finance juga berpotensi gagal bayar.

Mengutip Kontan.co.id, Kamis (31/5/2018), salah satu kreditur SNP Finance, PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk, mengakui mendapatkan dampak akibat keterlambatan SNP Finance membayar bunga MTN.

Direktur Bisnis Konsumer dan UMKM Bank Woori Saudara Vicky Fitriadi mengatakan, akibat keterlambatan tersebut kualitas aktiva produktif Bank Woori menurun.

Bank Woori Saudara tercatat memiliki eksposur kredit ke SNP Finance senilai Rp 16 miliar.

"Tentunya kondisi ini berdampak pada penurunan kualitas aktiva produktif kami. Mengingat kami harus mengikuti proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di pengadilan," ujar Vicky kepada Kontan, Rabu (30/5/2018).

Senasib, proses pelunasan kredit SNP Finance ke PT Bank Victoria Internasional Tbk (BVIC) terpaksa mandek. Wakil Direktur Bank Victoria Rusli mengakui, ini terkait dengan kegagalan multifinance membayar bunga MTN. Terlebih, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga sudah membekukan kegiatan usaha SNP Finance lantaran dalam proses PKPU.

Kini, penyaluran kredit Bank Victoria kepada SNP pun tengah menuju dalam kategori kredit bermasalah. "Ya pasti (terkendala pelunasan) karena sudah dibekukan operasinya," ujar dia kepada Kontan, Selasa (29/5).

Sayangnya, Rusli tidak hafal persis eksposur kredit disalurkan ke SNP Finance. Hanya saja, menurut dia jumlah kredit tersebut terbilang kecil dan sudah menurun. "Menuju NPL, kami masih menunggu proses PKPU ada perdamaian atau tidak," imbuh dia.

Catatan Kontan, Bank Victoria memiliki tagihan kredit senilai Rp 55 miliar ke SNP Finance. Selain dua bank ini, 12 bank lain juga memberikan pinjaman ke anak usaha Group Columbia ini.

Belum lapor polisi

Investor pemegang medium term notes (MTN) SNP Finance masih belum melaporkan kasus gagal bayar ini ke meja hijau. Investor mengaku, masih akan memantau hasil Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) terlebih dahulu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X