Kompas.com - 06/06/2018, 19:44 WIB
Polisi mengamankan uang palsu senilai Rp 6 miliar dan tiga orang pelaku yang diduga sebagai pengedar uang palsu, di Mapolsek Bogor Timur, Selasa (27/3/2018). KOMPAS.com/Ramdhan Triyadi BempahPolisi mengamankan uang palsu senilai Rp 6 miliar dan tiga orang pelaku yang diduga sebagai pengedar uang palsu, di Mapolsek Bogor Timur, Selasa (27/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia mengaku memasuki minggu ketiga bulan puasa belum mendapatkan laporan temuan uang palsu. Menurut BI, rasio perbandingan uang palsu masih berada pada posisi 1:3.

"Artinya pada setiap Rp 1 juta uang yang beredar ada 3 uang palsu. Tetapi kalau saya lihat di periode Lebaran kali ini sudah bagus sekali ," ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi di Gedung BI, Rabu (6/6/2018).

Rosmaya mengatakan, rendahnya rasio peredaran uang palsu dikarenakan BI telah melakukan tindakan preventif dengan mengedukasi masyarakat untuk berhati-hati dalam melakukan transaksi sehingga tidak menerima uang palsu.

Selain itu, BI juga telah bekerja sama dengan pihak berwajib untuk memberikan sanksi tegas kepada setiap pelaku atau pengedar uang palsu.

Baca juga: BI: Uang Palsu Rawan Beredar Saat Pilkada Serentak 2018

"Kita juga kerja sama dengan pihak Kejaksaan serta MA (Mahkamah Agung) untuk menerangkan mengenai uang palsu ini sehingga yang mengedarkan maupun yang memprakarsai mendapatkan hukuman yang seberat-beratnya," ucap Rosmaya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.