Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pilot TNI AU Terbangkan Garuda Dinilai Tak Realistis Jadi Berita Populer

Kompas.com - 07/06/2018, 08:30 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Ribut-ribut soal ancaman mogok pilot Garuda Indonesia saat peak season mendorong manajemen untuk berencana menggandeng TNI AU memasok kebutuhan pilot.

Terkait dengan hal itu, pengamat penerbangan Gerry Soejatman berkomentar. Menurut dia, jumlah personel TNI AU yang berlisensi menerbangkan pesawat komersial tidak banyak.

Berita tersebut menjadi yang terpopuler sepanjang hari kemarin, Rabu (6/6/2018). berita lainnya soal Bank Mandiri yang ancam pidanakan SNP Finance karena mengalami gagal bayar surat utang jangka menengahnya.

Berikut berita-berita terpopuler Ekonomi sepanjang hari kemarin:

1. Pengamat: Pelibatan Pilot TNI AU sebagai Pengganti Pilot Garuda Tak Realistis

Pengamat penerbangan Gerry Soejatman mempertanyakan wacana penggunaan pilot TNI AU sebagai pengganti pilot Garuda yang mogok kerja. Pasalnya, saat ini jumlah pilot TNI AU yang memiliki izin dan lisensi menerbangkan pesawat Garuda tidak banyak.

"Pilot TNI AU yang punya rating untuk pesawat Garuda ada berapa, itu pertanyaannya. Kan enggak banyak. Selain itu, enggak boleh juga kalau belum punya ratingnya di sini untuk terbang pakai itu," kata Gerry saat dihubungi Kompas.com, Selasa (5/6/2018).

2. Hampir 100 Persen ATM BCA Siap "Support" GPN

Setelah meluncurkan kartu bertanda Gerakan Pembayaran Nasional (GPN), BCA siap menerima kartu lain yang sudah berlogo GPN di sebagian besar ATM miliknya. BCA telah meluncurkan kartu debit yang dilengkapi logo GPN dan teknologi chip pada April 2018. Tahun ini, BCA menargetkan dua juta kartu debit BCA berlogo Garuda dapat diterbitkan.

"Untuk support system, BCA menghidupkan hampir 99 persen ATM-nya siap terima GPN bank mana pun," ujar Direktur BCA Santoso saat rapat dengar pendapat dengan Komisi XI DPR RI, Selasa (5/6/2018).

3. Bank Mandiri Berencana Pidanakan SNP Finance

Kasus yang sedang membelit SNP Finance sepertinya akan semakin berlarut-larut. Berawal dari gagal bayar bunga medium term note (MTN) kepada para investor hingga akhirnya dibekukan oleh Otoritas Jasa Keuangan. Kemudian ditambah lagi oleh tunggakan kredit kepada 14 kreditur.

PT Bank Mandiri Tbk justru melihat adanya itikad tidak baik dari SNP Finance. Ditambah lagi adanya dugaan penyalahgunaan kredit yang diberikan Mandiri kepada SNP Finance. Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas menjelaskan, tindakan SNP Finance untuk mengajukan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) secara sukarela dinilai sebagai tindakan menghindari kewajiban.

4. Isi e-Money Pemudik, Bank Mandiri Kerahkan SPG di Pintu Tol

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengingatkan pemudik untuk mengisi kartu e-money sebagai pembayaran di pintu tol. Sebab, tak semua mesin e-toll dilengkapi mesin untuk top-up.

"Harus ada isinya, jangan sampai di tol pemudik lupa isi e-money," kata Kartika dalam rapat bersama Komisi XI di Kompleks DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu (6/6/2018).

Bank Mandiri telah meng-upgrade Mandiri Onlie agar bisa top up saldo e-money. Selain itu, Mandiri juga menaruh beberapa sales di pintu tol untuk menjual kartu e-money hingga pengisian saldonya.

5. PT DI Kirim Lima Pesawat Pesanan Filipina dan Vietnam

PT Dirgantara Indonesia tengah menyelesaikan pengiriman lima pesawat jenis NC-212 pesanan Filipina dan Vietnam medio hingga Juni 2018. Dari lima unit tersebut, tiga unit dikirim ke Vietnam dan dua unit ke Filipina. "Sudah ada lima, terakhir kemarin berangkat satu. Bulan ini sudah selesai," ujar Direktur Utama PTDI Elfien Goentoro saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Rabu (6/6/2018).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com