Menhub: Jika Terjadi Kepadatan di Tol, Truk Dilimpahkan ke Jalan Arteri

Kompas.com - 08/06/2018, 12:53 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Kepala Korps Lalu Lintas Polri Royke Lumowa ketika melepas jurnalis peliput Mudik Gesit Kompas Gramedia Grup di Menara Kompas, Jumat (8/6/2018).KOMPAS.com/Mutia Fauzia Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Kepala Korps Lalu Lintas Polri Royke Lumowa ketika melepas jurnalis peliput Mudik Gesit Kompas Gramedia Grup di Menara Kompas, Jumat (8/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah mengimbau kepada pemilik truk, terutama kendaraan truk sumbu 3 untuk tidak beroperasi di jalur tol saat musim mudik dan balik.

Hal ini dilakukan, karena adanya pergeseran preferensi mudik lebaran yang tadinya diprediksi terjadi pada tanggal 13 dan 14 Juni 2018, menjadi besok Sabtu, (9/6/2018) dan Minggu (10/6/2018).

Menhub menyatakan maklum jika memang truk-truk tersebut harus beroperasi. Namun dengan konsekuensi, jika kepadatan terjadi, truk tersebut akan disingkirkan dengan diberhentikan, atau dilimpahkan ke jalur arteri.

" Truk 2 hari ini, yang jenis sumbu 3 sudah diimbau untuk tidak melakukan kegiatan di jalur tol. Tapi, kalau memang terpaksa ya ngga masalah, tapi dengan risiko kalau macet mereka akan kita singkirkan," ujar dia ketika ditemui Kompas.com selepas acara pelepasan wartawan peliput Mudik Gesit Kompas Gramedia di Menara Kompas, Jumat (8/6/2018).

Pihaknya mengakui jika truk dialihkan ke jalur arteri, akan membahayakan pemudik pengguna kendaraan bermotor. Namun, Menhub mengatakan, institusi-institusi terkait sudah mengelola setiap risiko dengan baik. Sehingga, diharapkan pemudik motor lebih berhati-hati untuk mengurangi risiko kecelakaan.

"Kalau truk dilimpahkan ke arteri, memang ada catatan akan berhadapan dengan motor, itu akan kami kelola dengan baik. Pengguna motor saya harap juga sabar. Saya juga tidak menganjurkan mudik pakai motor. Sehingga pengguna motor harus hati-hati, kecepatan jangan maksimal, lakukan istirahat setelah 2 jam," tambah dia.

Selain itu, Menhub juga mengajak masyarakat untuk selalu mengikuti setiap berita yang ada di media massa untuk bisa mendapatkan informasi terbaru terkain kondisi dan jalur mudik terkini.

Sebagai informasi, pada hari Jumat (8/6/2018) pagi, Kompas Gramedia Grup melepas wartawan liputan Mudik Gesit, baik dari KompasTV, Kompas.com, Harian Kompas, dan Radio Sonora di Menara Kompas.

Hasil peliputan mudik ini diharapkan dapat menunjukkan preferensi jalur mudik yang baik, serta informasi-informasi terkini mengenai mudik Lebaran 2018.




Close Ads X