Lixil Sasar Indonesia Jadi Pasar Utama

Kompas.com - 08/06/2018, 19:39 WIB
CEO Lixil Asia Pacific, Bijoy Mohan saat diwawancarai di Shanghai, China. KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMACEO Lixil Asia Pacific, Bijoy Mohan saat diwawancarai di Shanghai, China.

SHANGHAI, KOMPAS.com - Lixil, produsen bahan bangunan dan peralatan perumahan asal Jepang, menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki potensi bisnis yang besar bagi produk mereka.

“Indonesia adalah pasar utama kami, India dan China juga. Indonesia mempunyai populasi (penduduk) yang besar karena itu Indonesia adalan kunci utama (bisnis) kami,” ujar CEO Lixil Asia Pacific, Bijoy Mohan kepada Kompas.com belum lama ini.

Bijoy menjelaskan, prilaku konsumen di Indonesia sama seperti di China dan India. Penduduk Indonesia menyukai perkembangan teknologi untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-harinya.

Menurut Bijoy, hal tersebut cocok dengan produk-produk yang ditawarkan Lixil kepada para konsumennya.

Baca juga: Lixil Buka ?Fullhome Store? Pertama di China

“Gaya hidup mereka terus meningkat, mereka ingin teknologi lebih baik, solusi lebih baik, dan membuat hidup mereka jadi lebih mudah, jadi mereka terus menginginkan lebih,” kata Bijoy.

Bijoy percaya ekonomi di Indonesia akan terus tumbuh ke depannya. Atas dasar itu, pihaknya menjadikan Indonesia sebagai target pasar yang utama.

“Dalam perspektif pertumbuhan di Indonesia pasar itu bisa naik dan turun secara normal. tapi kita percaya bahwa pasang surut tersebut hanya jangka pendek dan pada jangka yang panjang di Indonesia menunjukan pertumbuhan konstan. jadi kami sangat percaya potensial pasar di Indonesia,” ucap dia.

Sebagai informasi, Lixil Group memiliki beberapa merek produk, yaitu Grohe, Inax, American Standard, DXV, Jaxson, Cobra, dan Sato, yang dipasarkan di lebih dari 150 negara di dunia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X