Jelang Lebaran, BTN Salurkan Belasan Ribu Paket Sembako - Kompas.com

Jelang Lebaran, BTN Salurkan Belasan Ribu Paket Sembako

Kompas.com - 08/06/2018, 20:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang hari raya Idul Fitri, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menyalurkan belasan ribu paket sembako di sejumlah wilayah di Indonesia. Kali ini, dalam safari Ramadhan BUMN, BTN menyalurkan 2.000 paket sembako di Cikarang, Jawa Barat.

Pemberian paket sembako ini merupakan kegiatan tanggung jawab sosial perseroan terkait dengan program BUMN Hadir Untuk Negeri di wilayah Jawa Barat.

"Ini merupakan bentuk kepedulian BTN khususnya bagi masyarakat yang sebentar lagi akan merayakan hari raya Idul Fitri 1439 H," kata Corporate Secretary BTN Agus Susanto dalam pernyataannya, Jumat (8/6/2018).

Agus menjelaskan, BUMN selama ini telah banyak melakukan program kepedulian yang langsung dilakukan di daerah. Secara bersama di banyak daerah, BUMN sudah melakukan kegiatan yang langsung dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Baca juga: Paket Sembako Dijual Mulai Rp 20.000, Warga Serbu Bazar di Kemendag

"Termasuk menjelang Idul Fitri, kegiatan BUMN Hadir Untuk Negeri sebagai semangat saling memberi dan saling peduli dilakukan dalam program safari Ramadhan. Kegiatan yang dilakukan BTN di wilayah Cikarang ini adalah implementasi dari program tersebut," sebut Agus.

Ia menjelaskan, bentuk santunan yang kami berikan adalah dalam pemenuhan kebutuhan pokok untuk masyarakat dengan harga dibawah pasar.

"Kami siapkan paket sembako masing-masing seharga Rp 25.000 dengan isi paket masing-masing beras, gula pasir, dan minyak goreng. Di pasaran harga paket tersebut Rp 100.000," ungkap Agus.

Kegiatan safari Ramadhan BUMN ini dilakukan serentak yang diikuti oleh 25 BUMN termasuk Bank BTN. Adapun wilayah yang menjadi sasaran kegiatan tersebut adalah 13 kabupaten di wilayah Jawa Barat.


Perseroan juga telah menyalurkan lebih dari 10.000 paket sembako ke wilayah Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Pontianak. BTN juga telah memberikan santunan kepada anak yatim lebih dari 5.000 orang dengan total santunan mencapai sekitar Rp 600 juta.

"Bantuan dalam bentuk pembangunan sarana ibadah dan pendidikan para santri," sebut Agus.

Komentar
Close Ads X