Jajal Kereta "Sleeper" PT INKA, Menristek Serasa Naik Qatar Air

Kompas.com - 09/06/2018, 10:45 WIB
Menristek Mohamad Nasir mencoba kursi mewah sleeper seat pesanan PT KAI buatan PT INKA yang akan dioperasionalkan lebaran tahun ini. KOMPAS.com/Muhlis Al AlawiMenristek Mohamad Nasir mencoba kursi mewah sleeper seat pesanan PT KAI buatan PT INKA yang akan dioperasionalkan lebaran tahun ini.

MADIUN, KOMPAS.com - Kehadiran Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi Mohamad Nasir di PT Industri Kereta Api Indonesia (INKA) tak hanya untuk menyaksikan proses dan pembuatan kereta produk PT INKA.

Namun, Mohamad Nasir juga menjajal langsung kereta sleeper buatan perusahaan milik BUMN yang berada di Kota Madiun, Jawa Timur itu.

Saat menjajal sleeper seat, Nasir teringat pengalamannya menumpang pesawat asal Timur Tengah, Qatar Air.

"Serasa duduk di kursi first class Qatar Air," kata Nasir kepada wartawan di Madiun, Jumat (8/6/2018).

Tak hanya sekedar duduk, Nasir mencoba sandaran kursi empuk hingga direbahkan maksimal 170 derajat. Untuk merebahkan kursi hingga batas maksimal, Nasir hanya memencet tombol pada panel yang berada sandaran tangan kanan.

Baca juga: Begini Penampakan Kereta Sleeper Lebaran Buatan PT Inka

Kepincut dengan kenyamanan kereta sleeper, Nasir menanyakan langsung kepada Direktur Utama PT INKA Budi Noviantoro, kapan beroperasinya kereta buatan anak bangsa tersebut.

"Ini kapan dimulainya dan melayani rute mana," tanya Nasir.

Selain kursi yang multi fungsi, interior kereta api sleeper seat juga didesain mewah sehingga menjadikan penumpang betah menikmati perjalanan yang lama. KOMPAS.com/Muhlis Al Alawi Selain kursi yang multi fungsi, interior kereta api sleeper seat juga didesain mewah sehingga menjadikan penumpang betah menikmati perjalanan yang lama.
Budi Noviantoro mengatakan, empat kereta pesanan PT KAI dikirim pada Jumat (8/6/2018) sore. Informasinya kereta itu akan menjadi satu dengan kereta eksekutif rute Jakarta-Surabaya dan Jakarta-Yogyakarta.

"Mulai digunakan saat Lebaran, Pak," kata Budi.

General Manager Corporate Secretary PT INKA, I Ketut Astika kepada Kompas.com menyatakan, informasinya pelayanan bagi penumpang kereta sleeper berbeda dengan kereta lainnya. Khusus kereta itu akan dilayani pramugari tersendiri.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menaker: Saya Bukan Milik Pengusaha..

Menaker: Saya Bukan Milik Pengusaha..

Whats New
Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dimulai November Tahun Ini

Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dimulai November Tahun Ini

Whats New
InJourney Angkat Mantan Direktur AirAsia Indonesia Jadi Corporate Secretary

InJourney Angkat Mantan Direktur AirAsia Indonesia Jadi Corporate Secretary

Rilis
Sandiaga Uno: Realisasi Anggaran Kemenparekraf 2021 Capai 95,7 Persen

Sandiaga Uno: Realisasi Anggaran Kemenparekraf 2021 Capai 95,7 Persen

Whats New
Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Whats New
Pemerintah Bakal Bangun Pelabuhan Baru di Batam, Lebih Besar dari Tanjung Priok

Pemerintah Bakal Bangun Pelabuhan Baru di Batam, Lebih Besar dari Tanjung Priok

Whats New
Viral Tarif Parkir di Malioboro Rp 350.000, Sandiaga Uno: Ini Berdampak Negatif, Khususnya Pariwisata Yogyakarta

Viral Tarif Parkir di Malioboro Rp 350.000, Sandiaga Uno: Ini Berdampak Negatif, Khususnya Pariwisata Yogyakarta

Whats New
GNI Ekspor Perdana 13.650 Ton Feronikel ke China Senilai 23 Juta Dollar AS

GNI Ekspor Perdana 13.650 Ton Feronikel ke China Senilai 23 Juta Dollar AS

Rilis
'Travel Bubble' Indonesia-Singapura, Sandiaga Uno: Tahap Awal 50-100 Wisatawan

"Travel Bubble" Indonesia-Singapura, Sandiaga Uno: Tahap Awal 50-100 Wisatawan

Whats New
Kerap Dipandang Negatif, Apa Itu Outsourcing?

Kerap Dipandang Negatif, Apa Itu Outsourcing?

Work Smart
Ini Tingkat Imbalan Sukuk Negara yang Akan Dilelang Besok

Ini Tingkat Imbalan Sukuk Negara yang Akan Dilelang Besok

Earn Smart
Sri Mulyani: Kenaikan Utang RI Lebih Terukur Dibandingkan Negara Maju

Sri Mulyani: Kenaikan Utang RI Lebih Terukur Dibandingkan Negara Maju

Whats New
Produk Baja RI Bebas Bea Masuk Anti Dumping ke India

Produk Baja RI Bebas Bea Masuk Anti Dumping ke India

Whats New
Erick Thohir: Proyek DME Bakal Pangkas Impor LPG 1 Juta Ton per Tahun

Erick Thohir: Proyek DME Bakal Pangkas Impor LPG 1 Juta Ton per Tahun

Whats New
Erick Thohir: Gasifikasi Batu Bara Beri Nilai Tambah untuk Perekonomian Nasional

Erick Thohir: Gasifikasi Batu Bara Beri Nilai Tambah untuk Perekonomian Nasional

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.