H-5 Lebaran, 114.424 Pemudik Seberangi Jawa Menuju Sumatera

Kompas.com - 10/06/2018, 19:58 WIB
PT ASDP Indonesia Ferry mengoperasikan enam dermaga di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, untuk menjaga kelancaran arus balik Lebaran 1438 Hijriah, Jumat (30/6/2017). Dermaga III yang rusak akibat dihantam kapal Portlink III pun sudah diperbaiki sementara. KOMPAS.com/ESTU SURYOWATIPT ASDP Indonesia Ferry mengoperasikan enam dermaga di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, untuk menjaga kelancaran arus balik Lebaran 1438 Hijriah, Jumat (30/6/2017). Dermaga III yang rusak akibat dihantam kapal Portlink III pun sudah diperbaiki sementara.
Penulis Mutia Fauzia
|

KOMPAS.com - Memasuki H-5 Lebaran, jumlah penumpang dan kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak terus meningkat.

Pada Minggu (10/6/2018) pukul 08.00 WIB, pemerintah mencatat jumlah penumpang yang telah menyeberang mencapai 114.424 orang atau naik 99,4 persen dibandingkan tahun lalu, yaitu 57.384 orang.

"Trafik mobil pribadi dan sepeda motor cukup tinggi Sabtu (9/6/2018) malam hingga dini hari. Tetapi, ini belum bisa dikatakan puncak arus mudik. Diperkirakan, puncak arus pada Senin (11/6/2018) dan Selasa (12/6/2018)," kata GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak Fahmi Alweni melalui keterangan tertulisnya, Minggu (10/6/2018).

Jika dirinci, jumlah sepeda motor yang menyeberang ke Sumatera pada H-5 ini mencapai 8.639 unit atau naik 190 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 2.977 unit.

(Baca: Mudik Lebaran, Dermaga 6 Pelabuhan Merak Khusus untuk Sepeda Motor)

Sementara, jumlah kendaraan roda 4 atau lebih mencapai 15.300 unit atau naik 80,3 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 8.482 unit.

Bila dibandingkan dengan total jumlah pemudik yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada 2017 dari H-7 sampai dengan H-1, maka jumlah penumpang yang sudah menyeberang sebanyak 181.293 orang atau baru sekitar 25,1 persen dari total penumpang yang diperkirakan mencapai 722.961 orang.

Pemudik antre menunggu masuk ke kapal Ro-Ro saat puncak arus mudik di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Jumat (23/6/2017). Pelabuhan Merak menargetkan 1.438.550 orang akan menyeberangi lintasan Merak-Bakauheni selama Lebaran tahun ini. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Pemudik antre menunggu masuk ke kapal Ro-Ro saat puncak arus mudik di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Jumat (23/6/2017). Pelabuhan Merak menargetkan 1.438.550 orang akan menyeberangi lintasan Merak-Bakauheni selama Lebaran tahun ini.

"Dari data dapat kita lihat masih jauh (angkanya). Jadi, belum puncak arus untuk penyeberangan Jawa ke Sumatera," katanya.

Sementara, untuk sepeda motor sebanyak 11.703 unit atau baru sekitar 16,4 persen dari total kendaraan roda dua yang berjumlah 71.390 unit. Adapun untuk kendaraan roda 4 sebanyak 21.032 unit atau baru dari total 75.173 unit.

(Baca: Tol Tamer Macet, Pemudik Bisa Beli Tiket Kapal di Rest Area)

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Imelda Alini menambahkan, pengguna jasa ferry dianjurkan untuk menempuh perjalanan di pagi dan siang hari agar tidak mengalami kepadatan di malam hari.

"Kami berharap pemudik dapat menikmati perjalanan yang lancar dan nyaman, dan tidak terjebak dalam kemacetan yang signifikan saat puncak arus mudik maupun balik," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ironi Minyak Sawit: Ditanam di Tanah Negara, Dijual Mahal di Dalam Negeri

Ironi Minyak Sawit: Ditanam di Tanah Negara, Dijual Mahal di Dalam Negeri

Whats New
Pengertian Asuransi dan Jenis-jenisnya

Pengertian Asuransi dan Jenis-jenisnya

Whats New
Mengenal Tol Bawah Air yang Bakal Dibangun di Ibu Kota Baru

Mengenal Tol Bawah Air yang Bakal Dibangun di Ibu Kota Baru

Whats New
Mulai Besok, Jasa Marga Lakukan Pengaturan Lalu Lintas Secara Situasional di Tol Cipularang

Mulai Besok, Jasa Marga Lakukan Pengaturan Lalu Lintas Secara Situasional di Tol Cipularang

Whats New
Kementerian PUPR Rampungkan 838 Paket Tender Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 17,5 Triliun

Kementerian PUPR Rampungkan 838 Paket Tender Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 17,5 Triliun

Rilis
Mulai Besok, Tol Cisumdawu Seksi I Akan Digratiskan Selama 2 Pekan

Mulai Besok, Tol Cisumdawu Seksi I Akan Digratiskan Selama 2 Pekan

Whats New
Hunian Baru Korban Erupsi Semeru Bakal Dibangun Jadi Desa Modern

Hunian Baru Korban Erupsi Semeru Bakal Dibangun Jadi Desa Modern

Whats New
Menaker: Saya Bukan Milik Pengusaha..

Menaker: Saya Bukan Milik Pengusaha..

Whats New
Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dimulai November Tahun Ini

Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dimulai November Tahun Ini

Whats New
InJourney Angkat Mantan Direktur AirAsia Indonesia Jadi Corporate Secretary

InJourney Angkat Mantan Direktur AirAsia Indonesia Jadi Corporate Secretary

Rilis
Sandiaga Uno: Realisasi Anggaran Kemenparekraf 2021 Capai 95,7 Persen

Sandiaga Uno: Realisasi Anggaran Kemenparekraf 2021 Capai 95,7 Persen

Whats New
Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Whats New
Pemerintah Bakal Bangun Pelabuhan Baru di Batam, Lebih Besar dari Tanjung Priok

Pemerintah Bakal Bangun Pelabuhan Baru di Batam, Lebih Besar dari Tanjung Priok

Whats New
Viral Tarif Parkir di Malioboro Rp 350.000, Sandiaga Uno: Ini Berdampak Negatif, Khususnya Pariwisata Yogyakarta

Viral Tarif Parkir di Malioboro Rp 350.000, Sandiaga Uno: Ini Berdampak Negatif, Khususnya Pariwisata Yogyakarta

Whats New
GNI Ekspor Perdana 13.650 Ton Feronikel ke China Senilai 23 Juta Dollar AS

GNI Ekspor Perdana 13.650 Ton Feronikel ke China Senilai 23 Juta Dollar AS

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.