JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi menargetkan bisa menambah daftar bandara yang dikelola oleh Angkasa Pura I (AP I) pada tahun ini. Sampai saat ini, AP I tercatat telah mengelola 13 bandara dan satu strategic business unit (SBU).
Fahmi menyatakan, dalam waktu dekat ini AP I akan mengelola Bandara Samarinda Baru di Kalimantan Timur.
"Ya jadi memang sekarang ini ada beberapa bandara yang kita propose untuk bisa kami operasikan dan sekaligus penugasan dari pemerintah dan dalam waktu dekat ini kemungkinannya karena sudah melakukan MoU itu untuk Bandara Samarinda Baru," jelas dia di Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (11/6/2018).
Selain itu, lanjut Fahmi, AP I juga tengah mengusahakan untuk mengelola Bandara Sentani, Bandara Luwuk, Bandara Labuan Bajo, dan Bandara Tarakan.
Baca juga: AP I Prediksi 5,5 Juta Pemudik Bakal Padati 13 Bandara
Kendati sudah menargetkan pengelolaan Bandara Samarinda Baru, Fahmi menyatakan belum mengetahui skema apa yang digunakan untuk mengelola bandara tersebut.
"Skema masih kami diskusikan karena ini kan tergantung kebijakan Kemenhub tapi kita akan tentu siap semuanya. Kita targetkan juga tahun ini Bandara Sentani dan Bandara Luwuk, tapi semua tergantng kebijakan pemerintah. Intinya kami siap mengelola bandara-bandara yang sekarang ini dikelola oleh UPT," sebut Fahmi.
Sebagai informasi, 13 bandara yang dikelola AP I sampai saat adalah Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Bandara Frans Kaisiepo Biak, dan Bandara Sam Ratulangi Manado.
Kemudian juga ada Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Bandara Ahmad Yani Semarang, Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Bandara Adi Soemarmo Surakarta, Bandara Internasional Lombok Praya, Bandara Pattimura Ambon, dan Bandara El Tari Kupang.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.