Nufransa Wira Sakti
Staf Ahli Menkeu

Sept 2016 - Jan 2020: Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan.

Saat ini menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengawasan Pajak

Kabar Gembira di Pengujung Ramadhan

Kompas.com - 11/06/2018, 22:20 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

CAPAIAN terkait inflasi yang rendah di bulan Mei dan menguatnya kurs mata uang rupiah seperti tenggelam di tengah pemberitaan yang hiruk pikuk di media online dan pembicaraan di jagat media sosial mengenai THR pada pekan ini.

Dimulai dengan adanya pemberitaan dari Ketua MPR tentang uang THR, disambung dengan penolakan untuk memberikan THR oleh Wali Kota Surabaya dan beberapa kepala daerah, pemberian THR bagi pegawai ASN menjadi topik yang hangat.

Untuk THR, berdasarkan data yang dihimpun Kementerian Keuangan, seluruh 85 Kementerian/Lembaga dan Lembaga Non Struktural Pusat yang berjumlah 15.232 unit satuan kerja telah menyampaikan Surat Perintah Membayar THR tahun 2018.

Tercatat bahwa sudah 100 persen ASN pemerintah pusat menerima THR. Sedangkan untuk THR pensiunan, telah disalurkan kepada 99,2 persen penerima pensiun. Sisa dana yang belum tersalur merupakan pensiun yang belum diambil secara tunai oleh penerima pensiun.

Baca juga: Calon Kepala Daerah Diimbau Tak Lakukan Politik Uang Lewat Pemberian THR
 
Sedangkan untuk THR ASN daerah, meski nilai pembayarannya berbeda-beda di tiap daerah, telah terkonfirmasi juga bahwa semua daerah telah melakukan pembayaran THR kepada ASN dan pejabat daerah, termasuk DPRD.

Bahkan sebagian besar daerah menerima THR sebesar penghasilan yang diterima di bulan Mei 2018. Jadi faktanya, tidak ada daerah yang tidak memberikan THR kepada pegawai daerah. Dengan demikian, dapat dipastikan semua ASN telah menerima THR.
 
Kembali tentang inflasi bulan Mei 2018, BPS mencatat inflasi Mei 2018 sebesar 0,21 persen, angka ini jauh lebih rendah bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 0,39 persen.

Menurut Kepala BPS, rendahnya inflasi ini bukan karena daya beli masyarakat yang menurun, akan tetapi karena terjaganya komponen harga. Sedangkan menurut Menteri Keuangan, hal ini adalah sebagai wujud usaha pemerintah dan Bank Indonesia menjaga daya beli masyarakat melalui stabilitas harga dan pasokan pangan secara umum.
 
Selain pemberian THR, daya beli masyarakat juga dijaga dengan adanya penyesuaian besaran subsidi BBM (khususnya solar) dari Rp 500/liter menjadi Rp 2.000/liter, dengan tetap melihat perkembangan harga minyak/ICP.

Penyesuaian ini juga dilakukan karena asumsi ICP pada APBN 2018 adalah sebesar 48 dollar AS per barel. Sementara saat ini harga minyak dunia di kisaran 70 dollar AS - 80 dollar AS per barel. Selain itu, asumsi nilai tukar dalam APBN 2018 adalah sebesar Rp 13.400 per dollar AS, padahal nilai dollar AS saat ini sudah di atas nilai tersebut.

Baca juga: THR Pegawai Pemkot Surabaya Cair Tanpa TPP
 
Dengan adanya subsidi BBM dan pemberian THR, daya beli masyarakat tetap terjaga. Seiring dengan hal tersebut, pasokan bahan makanan juga selalu dijaga dan dipantau keberadaannya.

Sepekan menjelang hari raya Idul Fitri, harga bahan pangan masih terkendali dengan baik dan tidak terjadi kenaikan berarti. Ini membuktikan juga keberhasilan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga. Pemerintah optimistis inflasi dapat dijaga di sekitar target 3,5 persen.
 
Mata uang rupiah juga kembali menguat di pekan ini. Pada Jumat (8/6/2018) sore pekan lalu nilai rupiah berada di level Rp 13.937 dengan rentang transaksi di kisaran Rp 13.887 – Rp 13.943.

Pascakeputusan Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (7-DRRR) sebesar 25 basis poin menjadi 4,75 persen, telah membuat nilai tukar rupiah kembali menguat setelah sempat melemah sampai Rp 14.205.
 
Sebagaimana banyak diungkapkan, faktor global terutama di Amerika Serikat telah banyak memengaruhi fluktuasi nilai rupiah. Namun aksi dari Bank Indonesia yang cukup agresif telah berhasil meredam semakin melemahnya nilai rupiah.  

Kenaikan Fed Funds Rate yang diprediksi akan terjadi lagi di bulan ini, sudah diantisipasi oleh Bank Indonesia.
 
Faktor lain adalah ketegangan geopolitik sebagai akibat meluasnya perang dagang antara AS – China dengan partner dagang lain yaitu Eropa, Kanada, dan Meksiko.  

Selain itu, pelaku pasar Asia juga khawatir atas ketidakpastian pertemuan G7 di Kanada karena masing-masing negara masih saling menerapkan kenaikan tarif impor.

Ditambah pula dengan sikap Presiden Trump yang sukar ditebak dikhawatirkan dapat mengganggu stabilitas negara G7.
 
Rendahnya inflasi dan menguatnya mata uang rupiah, memberi sinyal positif bahwa pemerintah telah menjalankan tugasnya dengan baik. Kredibilitas pemerintah masih sangat tinggi sehingga diharapkan para pelaku ekonomi masih memperhitungkan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi di kawasan Asia. (Nufransa Wira Sakti, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Transformasi Erajaya, dari Jualan Ponsel, Kini Fokus Jadi 'Lifestyle Smart Retailer' Terbesar di Asteng

Transformasi Erajaya, dari Jualan Ponsel, Kini Fokus Jadi "Lifestyle Smart Retailer" Terbesar di Asteng

Whats New
Ketidakpastian Global Tidak Buat Warren Buffett Berhenti Borong Saham-saham Ini

Ketidakpastian Global Tidak Buat Warren Buffett Berhenti Borong Saham-saham Ini

Whats New
Kementerian PUPR Terima Anggaran Rp 125,2 Triliun, Ini Agenda Kerjanya

Kementerian PUPR Terima Anggaran Rp 125,2 Triliun, Ini Agenda Kerjanya

Whats New
Menhub Minta Maskapai Tak Kenakan Tarif Tinggi Tiket Pesawat

Menhub Minta Maskapai Tak Kenakan Tarif Tinggi Tiket Pesawat

Whats New
[POPULER MONEY] Token ASIX Anang Tak Masuk Kripto Terdaftar | Jokowi: Fundamental Ekonomi RI Baik

[POPULER MONEY] Token ASIX Anang Tak Masuk Kripto Terdaftar | Jokowi: Fundamental Ekonomi RI Baik

Whats New
Target Pendapatan Negara 2023 Dipatok Rp 2.443,6 Triliun, Paling Besar dari Perpajakan

Target Pendapatan Negara 2023 Dipatok Rp 2.443,6 Triliun, Paling Besar dari Perpajakan

Whats New
Token Tadpole Finance Resmi Jadi Aset Kripto Terdaftar di Bappebti

Token Tadpole Finance Resmi Jadi Aset Kripto Terdaftar di Bappebti

Rilis
Genjot Pemulihan Ekonomi Nasional, Puan Minta Pemerintah Pertajam Insentif Pajak

Genjot Pemulihan Ekonomi Nasional, Puan Minta Pemerintah Pertajam Insentif Pajak

Whats New
Hadapi Ancaman Resesi Global, Wakil Ketua MPR: RI Termasuk Negara yang Fundamental Perekonomiannya Kuat

Hadapi Ancaman Resesi Global, Wakil Ketua MPR: RI Termasuk Negara yang Fundamental Perekonomiannya Kuat

Whats New
APBN 2023 Lebih Banyak Dikucurkan Buat Infrastruktur, Pendidikan, hingga Bansos

APBN 2023 Lebih Banyak Dikucurkan Buat Infrastruktur, Pendidikan, hingga Bansos

Whats New
Perumnas Gandeng IPB Sediakan Hunian Bagi Tenaga Pendidik

Perumnas Gandeng IPB Sediakan Hunian Bagi Tenaga Pendidik

Rilis
Kode Bank BCA Syariah dan Bank Lain untuk Keperluan Transfer Beda Bank

Kode Bank BCA Syariah dan Bank Lain untuk Keperluan Transfer Beda Bank

Spend Smart
Setoran Awal dan Cara Buka Rekening BRI Britama X secara Online

Setoran Awal dan Cara Buka Rekening BRI Britama X secara Online

Whats New
Erick Thohir Sebut Pertamina Belum Dapat Penugasan Naikkan Harga Pertalite

Erick Thohir Sebut Pertamina Belum Dapat Penugasan Naikkan Harga Pertalite

Whats New
Mudah, Begini Cara Tarik Tunai Saldo OVO di ATM BCA dan Bank Lainnya

Mudah, Begini Cara Tarik Tunai Saldo OVO di ATM BCA dan Bank Lainnya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.