1,4 Juta Kendaraan Keluar Jakarta Sejak H-8 Lebaran - Kompas.com

1,4 Juta Kendaraan Keluar Jakarta Sejak H-8 Lebaran

Kompas.com - 12/06/2018, 18:42 WIB
Kendaraan pemudik melintasi di ruas tol fungsional Batang-Semarang, Jawa Tengah, Selasa (12/6/2018). Kenaikan volume kendaraan mengakibatkan antrean sepanjang 1 kilometer jelang exit toll Grinsing dan adanya pembangunan Jembatan Kalikuto dan dijadwalkan baru akan selesai pada H-2 lebaran.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Kendaraan pemudik melintasi di ruas tol fungsional Batang-Semarang, Jawa Tengah, Selasa (12/6/2018). Kenaikan volume kendaraan mengakibatkan antrean sepanjang 1 kilometer jelang exit toll Grinsing dan adanya pembangunan Jembatan Kalikuto dan dijadwalkan baru akan selesai pada H-2 lebaran.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan mencatat sebanyak 1,4 juta kendaraan keluar dari Jakarta sejak H-8 atau Kamis (7/6/2018) hingga H-4 atau Senin (11/6/2018).

Kendaraan-kendaraan tersebut keluar dari Ibu Kota melalui ruas tol maupun jalur arteri.

Berdasarkan data yang ada di Posko Nasional Angkutan Mudik Lebaran 2018 Kemenhub, sebanyak 925.240 unit kendaran mengarah keluar Jakarta melalui Tol Jakarta-Merak, Cikarang Utama, Cikampek dan Cileunyi.

Adapun yang keluar Jakarta melalui jalur arteri Merak, Sadang, Balonggandu dan Rancaekek sebanyak 500.062 unit kendaraan.

Jumlah kendaraan tersebut terhitung dari H-8 hingga H-4 Lebaran 2018.


Ketua Harian Posko Nasional Angkutan Mudik Lebaran 2018, Junaedi, mengatakan, puncak arus mudik Lebaran 2018 terbagi menjadi dua. Hal ini terjadi karena libur yang panjang pada Lebaran tahun ini.

"Untuk tahun ini memang liburannya panjang sehingga bisa terbagi-bagi. Puncaknya tadi kan ada di hari Sabtu dan hari Minggu, kemudian hari ini, H-3 dan H-2 ini diprediksi akan menjadi peak season juga," kata Junaedi.

Komentar
Close Ads X