"Contraflow" di Tol, Pemudik Diminta Tetap Waspada

Kompas.com - 13/06/2018, 09:28 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan mengimbau pemudik untuk terus waspada dengan adanya penerapan sistem contraflow di Tol Jakarta-Cikampek yang berlangsung sejak pukul 06.37 WIB.

Kepolisian memberlakukan contraflow untuk mengurai kemacetan mulai dari KM 29 hingga KM 61+500 pada H-2 Lebaran atau Rabu (13/6/2018)

“Pemudik yang mengemudikan kendaraannya sendiri harus tetap konsentrasi dan waspada dengan adanya contraflow karena kendaraan dari arah berlawanan berkecepatan tinggi,” kata Direktur Pembinaan Keselamatan Kementerian Perhubungan Ahmad Yani saat dihubungi, Rabu (13/6/2018).

(Baca: H-2 Tol Cikampek Mavet, Polisi Berlakukan Contraflow)

Sebelumnya, contraflow atau lawan arus diberlakukan mulai dari KM 35+500 hingga KM 47.

Dalam pernyataan tertulisnya, Customer & Employee Relations Manager PT Jasa Marga Faiza Rani mengatakan, contraflow diberlakukan untuk menghindari kepadatan jelang akses masuk rest area KM 33, KM 39, KM 50 dan KM 57, serta bottleneck KM 37+800.

Jasa Marga sendiri telah menyiagakan petugas pengaturan lalu lintas dan menyiapkan rambu-rambu.

(Baca: "Contraflow" di Tol Cikampek Diperpanjang Mulai KM 29)

Sistem contraflow yang merupakan solusi kemacetan juga memiliki resiko kecelakaan karena penggunaan jalur berlawanan bila tidak diantisipasi dengan baik.

Kecelakaan dapat terjadi jika pengemudi lalai atau ketidakjelasan rambu lalu lintas penunjang contraflow.

Selain itu, Yani meminta petugas yang mengawasi pelaksanaan lawan arus mesti selalu siaga agar berlangsung sesuai rencana. Dengan begitu, pemudik dapat menjalani mudik Lebaran 2018 dengan selamat.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menteri Investasi Ajak Negara G20 Ambil Peran Pemulihan Ekonomi Global

Menteri Investasi Ajak Negara G20 Ambil Peran Pemulihan Ekonomi Global

Whats New
Jamin Suplai ke Kilang Pertamina, Proyek Pipa Gas Senipah-Balikpapan Dimulai

Jamin Suplai ke Kilang Pertamina, Proyek Pipa Gas Senipah-Balikpapan Dimulai

Whats New
Mendag Zulhas: Saya Sedih Petani Jual Sawit ke Malaysia

Mendag Zulhas: Saya Sedih Petani Jual Sawit ke Malaysia

Whats New
Tips Berburu Barang Elektronik Idaman ala Aulion di Puncak Kampanye Shopee 7.7 Mega Elektronik Sale

Tips Berburu Barang Elektronik Idaman ala Aulion di Puncak Kampanye Shopee 7.7 Mega Elektronik Sale

Whats New
IHSG dan Rupiah Kompak Ditutup Melemah

IHSG dan Rupiah Kompak Ditutup Melemah

Whats New
Pelemahan Rupiah akan Berlanjut Sampai Rp 16.000, Ini Pemicunya

Pelemahan Rupiah akan Berlanjut Sampai Rp 16.000, Ini Pemicunya

Whats New
Pengusaha Pusat Belanja Sarankan Pemerintah Melonggarkan Syarat Vaksinasi Booster

Pengusaha Pusat Belanja Sarankan Pemerintah Melonggarkan Syarat Vaksinasi Booster

Whats New
Mendag Zulhas: 3 Minggu Saya Menjabat, Harga Bahan Pokok Alami Tren Penurunan

Mendag Zulhas: 3 Minggu Saya Menjabat, Harga Bahan Pokok Alami Tren Penurunan

Whats New
Kunjungi Kemendagri, BPH Migas Minta Adanya Pengawasan Distribusi BBM Subsidi

Kunjungi Kemendagri, BPH Migas Minta Adanya Pengawasan Distribusi BBM Subsidi

Rilis
Dapat Pendanaan Baru, Health Insurtech Rey Target Raih Gross Premi 1 Juta Dollar AS

Dapat Pendanaan Baru, Health Insurtech Rey Target Raih Gross Premi 1 Juta Dollar AS

Whats New
Pensiunan TNI dan Polri Bisa Lapor SPTB secara Online Pakai ASABRI Mobile

Pensiunan TNI dan Polri Bisa Lapor SPTB secara Online Pakai ASABRI Mobile

Whats New
Subsidi Perumahan Rp 19,1 Triliun, Sri Mulyani: Angkanya Tidak Kecil, APBN Bekerja Keras

Subsidi Perumahan Rp 19,1 Triliun, Sri Mulyani: Angkanya Tidak Kecil, APBN Bekerja Keras

Whats New
Kurs Rupiah Tembus Rp 15.000 Per Dollar AS, Ekonom: Baru Permulaan

Kurs Rupiah Tembus Rp 15.000 Per Dollar AS, Ekonom: Baru Permulaan

Whats New
Mau Tarik Tunai BCA di Indomaret Terdekat? Cek Syarat dan Biayanya

Mau Tarik Tunai BCA di Indomaret Terdekat? Cek Syarat dan Biayanya

Spend Smart
Menimbang Keberadaan Aplikasi MyPertamina

Menimbang Keberadaan Aplikasi MyPertamina

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.