Menhub Imbau Masyarakat Hindari Puncak Arus Balik - Kompas.com

Menhub Imbau Masyarakat Hindari Puncak Arus Balik

Kompas.com - 13/06/2018, 19:17 WIB
Kendaraan pemudik melintasi di ruas tol fungsional Batang-Semarang, Jawa Tengah, Selasa (12/6/2018). Kenaikan volume kendaraan mengakibatkan antrean sepanjang 1 kilometer jelang exit toll Grinsing dan adanya pembangunan Jembatan Kalikuto dan dijadwalkan baru akan selesai pada H-2 lebaran.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Kendaraan pemudik melintasi di ruas tol fungsional Batang-Semarang, Jawa Tengah, Selasa (12/6/2018). Kenaikan volume kendaraan mengakibatkan antrean sepanjang 1 kilometer jelang exit toll Grinsing dan adanya pembangunan Jembatan Kalikuto dan dijadwalkan baru akan selesai pada H-2 lebaran.

BEKASI, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengimbau para pemilir untuk melakukan perjalanan sebelum atau setelah puncak arus balik.

Berdasarkan kajian Kemenhub bersama Jasa Marga dan Polri, puncak arus balik atau milir diperkirakan terjadi pada H+4 dan H+5 Lebaran.

"Tanggal 19 dan 20 Juni merupakan puncak arus balik menuju Jakarta," kata Budi Karya di Gerbang Tol Cikarang Utama, Rabu (13/6/2018).

(Baca: Menhub Minta Rest Area saat Arus Balik Ditambah)

Budi Karya pun meyakini prediksi tersebut akan terjadi seperti yang dilakukannya dalam memprediksi puncak arus mudik pada H-6 dan H-2 Lebaran 2018.

"Kami imbau agar bisa pulang sebelum atau sesudah tanggal 19 dan 20 itu di mana hasil riset kami menunjukkan minus 6 dan minus 2 itu puncaknya dan kemungkinan bisa jadi puncak milir juga tanggal itu," ucapnya.


Close Ads X