Jelang Lebaran, Penumpang Kereta Bandara Soetta Capai 5.000 Orang - Kompas.com

Jelang Lebaran, Penumpang Kereta Bandara Soetta Capai 5.000 Orang

Kompas.com - 14/06/2018, 07:00 WIB
Penumpang menanti kedatangan kereta Bandara Soekarno-Hatta di Stasiun Batu Ceper, Kota Tangerang, Kamis (25/1/2018). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Penumpang menanti kedatangan kereta Bandara Soekarno-Hatta di Stasiun Batu Ceper, Kota Tangerang, Kamis (25/1/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengguna kereta bandara Soekarno-Hatta melonjak di musim mudik menjelang Lebaran. Pemudik yang memilih sarana transportasi udara memanfaatkan fasilitas tersebut sebagai alternatif transportasi menuju bandara.

Tercatat, mendekati Lebaran, terjadi lonjakan jumlah penumpang mencapai 5.000 orang di Stasiun Kereta Bandara Internasional Soekarno-Hatta.  Pada hari-hari biasa, jumlah pengguna sarana transportasi ini kurang dari jumlah tersebut.

"Kereta bandara kini semakin dilirik para pemudik sebagai sarana transportasi penghubung menuju bandara," ujar President Director Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, melalui keterangan tertulis, Kamis (14/6/2018).

Menurut dia, lonjakan penumpang menunjukkan apresiasi masyarakat terhadap layanan kereta bandara. Selain memiliki fasilitas yang memanjakan penumpang, ketepatan waktu juga menjadi alasan penting bagi para penumpang dalam memilih kereta bandara.

Awaluddin mengatakan, sejak dioperasikan pada awal tahun 2018, Kereta Bandara Internasional Soekarno-Hatta selalu berupaya mempermudah pengguna jasa bandara dan penerbangan untuk menuju bandara.

"Menyambut momen lebaran 2018, para pemudik tidak perlu khawatir untuk tiba di bandara tepat waktu karena jadwal operasional kereta bandara makin variatif dan tentunya tepat waktu," kata Awaluddin.

Selain itu, keberadaan kereta bandara juga memberikan Minimum Connecting Time (MCT) yang paling efisien karena terintegrasi dengan Kereta Layang (Skytrain) untuk berpindah dari stasiun kereta bandara menuju terminal keberangkatan tujuan.

Sementara itu, Direktur Operasinal & Teknik PT Railink Purwanto Handry Nugroho mengatakan, pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan terbaik bagi penumpang kereta bandara untuk mendukung lancarnya angkutan lebaran 2018. Salah satunya debfan menyediakan takjil gratis pada jam-jam keberangkatan tertentu sejak 17 Mei hingga 14 Juni 2018.

Dari sisi layanan penjualan tiket, para penikmat jasa kereta bandara akan semakin dipermudah dengan kartu personal frequent rider (Perfeq Rider). Melalui kartu tersebut, para pengguna jasa dapat melakukan proses pembelian dengan mudah dengan metode cashless pada vending machine yang tersedia di masing-masing stasiun. Selain itu, operator kereta bandara juga menyediakan diskon harga tiket menjadi Rp 35.000-50.000.

Belum genap satu tahun beroperasi, kereta bandara telah menambah jadwal menjadi 50 keberangkatan. Setelah kelengkapan infrastruktur terpenuhi, jumlah keberangkatan kereta akan kembali bertambah menjadi 82 keberangkatan. Dengan demikian, jadwal keberangkatan pulang kereta menjadi setiap 48 menit.

"Para penumpang tak perlu ragu untuk memanfaatkan seluruh fasilitas yang telah disediakan. Pada masing-masing kursi penumpang terdapat USB port charger," kata Purwanto.

Untuk meletakkan barang bawaan serta bagasi, kereta bandara dilengkapi kabin bagasi serta baggage storage berkapasitas 50 liter pada masing-masing gerbong kereta. Layanan berbasis digital juga dapat dinikmati oleh penumpang kereta bandara. Reservasi tiket dapat dilakukan melalui online reservation serta para penumpang bisa memperoleh beragam informasi terkait layanan kereta bandara dengan cara mengunduh aplikasi mobile.

Saat ini, kata Purwanto, kereta bandara tidak hanya dinikmati oleh masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Kereta bandara juga hadir di beberapa kota seperti Kualanamu, Padang, dan Palembang. "Dengan hadirnya kereta bandara ini diharapkan mampu menjawab permintaan masyarakat yang membutuhkan pilihan moda transportasi yang mempermudah masyarakat menuju bandara," kata dia.


Komentar
Close Ads X