Lebaran 2018, Pergerakan Penumpang dan Pesawat Bandara Soetta Naik - Kompas.com

Lebaran 2018, Pergerakan Penumpang dan Pesawat Bandara Soetta Naik

Kompas.com - 14/06/2018, 14:34 WIB
Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad AwaluddinKOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin

TANGERANG, KOMPAS.com - Direktur PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menyebutkan terjadi peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta selama musim mudik Lebaran 2018 hingga H-3 pada Rabu (12/6/2018).

Bandara Soekarno-Hatta sebagai bandara terbesar jadi salah satu barometer untuk melihat tren penumpang dan pesawat pada peak season, salah satunya Lebaran.

"Kami melihat pergerakan pesawat tumbuh kurang lebih 4,5 persen dan pergerakan penumpang naik 9 persen dibandingkan periode yang sama pada arus mudik tahun lalu. Angka ini sangat dinamis, baik untuk pergerakan pesawat maupun penumpang," kata Awaluddin kepada pewarta di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (13/6/2018).

Sementara secara keseluruhan, yakni di 15 bandara naungan AP II, tercatat sampai Rabu malam ada total 2.063.000 pergerakan penumpang dan 14.500 pergerakan pesawat berupa take off maupun landing.

(Baca: Percepat Pergerakan Penumpang, Bandara Soetta Terapkan Mobile Check In)

Jika dilihat dari polanya, pergerakan pesawat maupun penumpang selama musim angkutan Lebaran tahun ini tersebar lebih merata, dengan puncak arus mudik jatuh pada H-7 Lebaran, yaitu Jumat (8/6/2018).

Adapun pada angkutan Lebaran tahun lalu, puncak arus mudik via udara jatuh pada H-3 dan H-2 Lebaran.

Pergeseran puncak arus mudik dan persebaran pemudik yang lebih merata tahun ini disebabkan panjangnya cuti bersama dan libur Lebaran yang membuat pilihan waktu untuk pulang lebih leluasa.

"Saya rasa tahun ini (angkutan Lebaran) efektif karena sebaran penumpang tertata lebih rapi," tutur Awaluddin.

(Baca: Libur Lebaran Lebih Panjang, Sebaran Pemudik Via Udara Merata)

Mengenai arus balik angkutan udara, Awaluddin memperkirakan akan jatuh pada tanggal 19 sampai 20 dan 24 Juni 2018.

Hal itu dikarenakan kantor-kantor pemerintahan mulai beroperasi tanggal 21 Juni 2018 dan karyawan swasta diperkirakan mulai aktif bekerja lagi pada 25 Juni.



Close Ads X