Eropa Resmi Cabut Larangan Terbang Seluruh Maskapai Asal Indonesia

Kompas.com - 14/06/2018, 19:23 WIB
Ilustrasi penerbangan di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang KOMPAS.com/NAZAR NURDINIlustrasi penerbangan di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang

BRUSSELS, KOMPAS.com - European Commission mewakili Uni Eropa resmi mencabut larangan terbang untuk seluruh maskapai penerbangan asal Indonesia pada Kamis (14/6/2018).

Sejumlah maskapai asal Indonesia sebelumnya masuk dalam Safety List Uni Eropa, di mana berisi larangan maskapai yang dimaksud untuk terbang ke Eropa karena belum memenuhi standar keselamatan.

"Dari keputusan terbaru hari ini, maskapai dari Indonesia seluruhnya dikeluarkan dari daftar larangan terbang ke Eropa, menyusul upaya perbaikan standar keselamatan penerbangan yang dilakukan di negara tersebut," demikian isi keterangan tertulis seperti dikutip dari laman European Commission, europa.eu.

(Baca: Indonesia Optimistis Lulus Evaluasi Sektor Penerbangan dari Uni Eropa)

Komisioner European Commission bidang Transportasi, Violeta Bulc, mengaku senang dengan pencapaian yang diraih oleh maskapai asal Indonesia.

Menurut Bulc, capaian ini membuktikan hasil dari kerja keras maskapai bersama pemerintah dan pemangku kepentingan dalam memperbaiki kualitas penerbangan sipil yang mengacu pada standar internasional.

Seluruh maskapai asal Indonesia pada 2007 sempat masuk dalam Safety List Uni Eropa, didasari atas alasan keselamatan yang dinilai belum terlalu diperhatikan.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, ada 7 maskapai yang keluar dari daftar meski sebagian besar lainnya masih tertera dalam Safety List.

(Baca: Indonesia Pertahankan Tingkat Keselamatan Penerbangan)

Adapun sampai hari ini, European Commission masih melarang 119 maskapai penerbangan untuk masuk wilayah udara Eropa.

119 maskapai yang dimaksud terdiri dari 114 maskapai tersertifikasi dari 15 negara yang belum memenuhi standar keselamatan internasional serta 5 maskapai yang masing-masing berasal dari Iran, Irak, Suriname, Nigeria, dan Zimbabwe.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X