Libur Lebaran, Hotel di Daerah Tujuan Mudik Diprediksi Penuh - Kompas.com

Libur Lebaran, Hotel di Daerah Tujuan Mudik Diprediksi Penuh

Kompas.com - 15/06/2018, 07:46 WIB
Kamar Presidential Suite di Hotel Tentrem, Yogyakarta. KOMPAS.com/SILVITA AGMASARI Kamar Presidential Suite di Hotel Tentrem, Yogyakarta.


JAKARTA, KOMPAS.com -Tingkat hunian hotel di sejumlah daerah tujuan mudik diprediksi naik menjadi sekira 90 persen pada libur Lebaran tahun ini.

Tahun lalu, tingkat hunian hotel pada musim mudik Lebaran berkisar 75 persen hingga 80 persen.

Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani mengatakan, kenaikan itu didorong oleh besarnya take home pay para kerja sebelum Lebaran tiba.

Para pekerja swasta telah menerima THR sebelum hari raya Idul Fitri. Bahkan, aparatur sipil negara (ASN) menerima tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 selain gaji bulanan.

(Baca: THR dan Gaji ke-13 PNS Dinilai Tak Serta Merta Dorong Konsumsi Rumah Tangga)

Lama tinggal di hotel juga akan semakin panjang karena masa cuti bersama yang lebih panjang dibanding 2017. Ditambah lagi, Lebaran kali ini berbarengan dengan libur sekolah.

“Uangnya ada, ditambah masa liburan panjang. Ini akan berpengaruh pada lama tinggal di hotel, bisa sampai 19 Juni,” kata Hariyadi saat dihubungi Kompas.com. Kamis (14/6/2018).

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kegiatan perekonomian di beberapa provinsi di Pulau Jawa, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta menggeliat selama masa libur Lebaran.

"Untuk beberapa provinsi (di Jawa) akan mendapatkan peningkatan aktivitas ekonomi dari sisi tempat tinggal, yaitu hotel dan tempat makan," kata Sri, Minggu (25/6/2017).

(Baca: Perputaran Uang Mudik dan Libur Lebaran Rp 188,2 Triliun)

Hariyadi menjelaskan, hotel di sejumlah daerah di Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Bali akan kebanjiran wisatawan.

Hard Rock Hotel BaliHard Rock Hotel Bali Hard Rock Hotel Bali

Sebaliknya, tingkat hunian hotel di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan justru menurun.

Tren itu cenderung sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Menurut dia, tingkat hunian hotel di kota-kota besar selama libur Lebaran sekira 20 persen hingga 30 persen.

Drop, tidak berbeda dengan tahun lalu,” ujarnya.



Close Ads X