Darmin Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 2018 5,4 Persen

Kompas.com - 16/06/2018, 17:46 WIB
Maskot Ada Games 2018 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/5/2018). KOMPAS.com/IhsanuddinMaskot Ada Games 2018 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini bisa mencapai target 5,4 persen.

Keyakinannya didasari oleh sejumlah event besar yang diperkirakan dapat mendorong tingkat konsumsi rumah tangga, di mana komponen tersebut memiliki porsi besar dalam struktur pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Sehingga sebetulnya kalau beberapa lembaga internasional menurunkan target pertumbuhan ekonomi kita jadi 5,3 persen, saya kok melihat angka 5,4 persen itu masih oke," kata Darmin saat open house di kediamannya, Jakarta Selatan, Sabtu (16/6/2018).

(Baca: Ekonomi Indonesia Baik, Bank Indonesia Fokus Hadapi Faktor Eksternal)

Event besar yang dimaksud oleh Darmin adalah Pilkada serentak pada 27 Juni 2018 mendatang serta Asian Games pada 18 Agustus hingga 2 September 2018.

Selain itu, Indonesia menjadi tuan rumah IMF-World Bank Group Annual Meeting 2018 di Bali pada Oktober mendatang.

Dampak Pilkada serentak terhadap pertumbuhan ekonomi bahkan diyakini bisa menyumbang kontribusi 0,1 persen.

(Baca: Pilkada Serentak Diprediksi Dorong Pertumbuhan Ekonomi 0,1 Persen)

Sementara untuk Asian Games dan IMF-World Bank Annual Meeting disebut juga menimbulkan dampak serupa, ditambah akan ada banyak orang asing yang datang ke Indonesia.

Keramaian dari acara-acara tersebut akan mendorong pengeluaran dan penerimaan uang yang menstimulus kegiatan ekonomi di sejumlah sektor.

Prediksi World Bank

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin NasutionKOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution

Adapun sebelumnya Bank Dunia sempat memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini hanya 5,3 persen. Belakangan, prediksi itu dikoreksi lagi dan turun menjadi 5,2 persen.

Meski begitu, Bank Dunia memandang prospek ekonomi Indonesia masih positif hingga akhir tahun ini, dengan indikator fundamental makroekonomi yang kuat.

Kondisi ekonomi dalam negeri juga diperkirakan membaik dengan inflasi yang terjaga serta tingkat utang yang masih dalam batas aman.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X