KILAS EKONOMI

Festival Balon Udara, Upaya Menjaga Tradisi Tanpa Abaikan Aturan

Kompas.com - 19/06/2018, 23:05 WIB
Suasana penyelenggaraan Java Balloon Festival 2018 di Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah, Selasa (19/6/2018). Festival diadakan Kementerian Perhubungan bersama AirNav Indonesia dalam rangka meredam maraknya balon udara liar yang membahayakan keselamatan penerbangan dalam beberapa hari terakhir. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERASuasana penyelenggaraan Java Balloon Festival 2018 di Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah, Selasa (19/6/2018). Festival diadakan Kementerian Perhubungan bersama AirNav Indonesia dalam rangka meredam maraknya balon udara liar yang membahayakan keselamatan penerbangan dalam beberapa hari terakhir.


WONOSOBO, KOMPAS.com - Java Balloon Festival 2018 yang digelar di Lapangan Geo Dipa Energi Unit Dieng, Ngampel, Wonorejo, Wonosobo, Jawa Tengah Selasa (19/6/2018) merupakan upaya sosialisasi keselamatan penerbangan.

Festival balon udara ternyata juga mampu menggerakkan perekonomian lokal karena mampu menjadi daya tarik puluhan ribu warga Wonosobo dan daerah sekitarnya.

Kegiatan festival balon udara yang diikuti oleh 104 tim menjadi semakin marak dengan adanya lomba fotografi, pentas seni daerah, pameran UMKM, serta bazaar makanan lokal Wonosobo.

Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso yang mewakili Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, membuka Java Balloon Festival 2018.

(Baca: Ini Bahaya Balon Udara yang Terbang Hingga Ketinggian Jelajah Pesawat)

Agus Santoso menegaskan, Java Balloon Festival ini diadakan untuk memberi pemahaman kepada instansi terkait dan segenap unsur masyarakat tentang dampak penerbangan balon udara tanpa awak secara bebas terhadap kegiatan penerbangan pesawat udara.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap mengedepankan keselamatan terutama pada sisi penerbangan dalam berkreasi menerbangkan balon udara.

"Kegiatan ini merupakan inovasi baru dalam memberikan hiburan penerbangan balon udara kepada masyarakat tanpa mengganggu tradisi yang ada. Selain itu rangkaian acara ini juga dapat meningkatkan ekonomi warga setempat," ujarnya.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso meresmikan Java Balloon Festival 2018 di Wonosobo, Jawa Tengah, Selasa (19/6/2018)KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso meresmikan Java Balloon Festival 2018 di Wonosobo, Jawa Tengah, Selasa (19/6/2018)

Agus Santoso juga mengingatkan, lokasi penerbangan balon udara oleh masyarakat Wonosobo ini berada pada salah satu rute penerbangan yang terpadat di dunia, sehingga festival ini perlu diadakan.

"Esensi dari festival ini adalah memberikan contoh berkreasi merayakan kegembiraan dengan menerbangkan balon terkontrol,” ujarnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Garuda, Lion Air, dan Sriwijaya Air PHK Pegawai, Mengapa?

Garuda, Lion Air, dan Sriwijaya Air PHK Pegawai, Mengapa?

Whats New
Menteri Edhy: Saya Tidak Peduli akan Di-bully Seperti Apa...

Menteri Edhy: Saya Tidak Peduli akan Di-bully Seperti Apa...

Whats New
Pizza Hut di AS Dinyatakan Pailit,  Bagaimana di Indonesia ?

Pizza Hut di AS Dinyatakan Pailit, Bagaimana di Indonesia ?

Whats New
Menpan RB Curhat soal Sulitnya Pangkas PNS yang Tak Produktif

Menpan RB Curhat soal Sulitnya Pangkas PNS yang Tak Produktif

Whats New
Ada Politisi Gerindra di Balik Eksportir Benur, Menteri Edhy: Tidak Masalah, Saya Siap Dikritik

Ada Politisi Gerindra di Balik Eksportir Benur, Menteri Edhy: Tidak Masalah, Saya Siap Dikritik

Whats New
Pasarkan Produk Eucalyptus, Kementan Jajaki Kerja Sama dengan Jepang dan Rusia

Pasarkan Produk Eucalyptus, Kementan Jajaki Kerja Sama dengan Jepang dan Rusia

Whats New
Percepat Realisasi Anggaran Pemerintah di Semester II akan Dorong Ekonomi RI

Percepat Realisasi Anggaran Pemerintah di Semester II akan Dorong Ekonomi RI

Whats New
Kata Edhy Prabowo, Ini Sederet Manfaat Legalkan Alat Tangkap Cantrang

Kata Edhy Prabowo, Ini Sederet Manfaat Legalkan Alat Tangkap Cantrang

Whats New
Kadin Ramal Ekonomi Kuartal II Terkontraksi 6 Persen, Ini Penyebabnya

Kadin Ramal Ekonomi Kuartal II Terkontraksi 6 Persen, Ini Penyebabnya

Whats New
Tokopedia Laporkan Oknum yang Jual 91 Juta Data Pelanggannya ke Polisi

Tokopedia Laporkan Oknum yang Jual 91 Juta Data Pelanggannya ke Polisi

Whats New
 BCA Pertahankan Posisi Pertama untuk Indonesia’s Most Valuable Brand

BCA Pertahankan Posisi Pertama untuk Indonesia’s Most Valuable Brand

Whats New
Penumpang KRL Membeludak, PT KCI Minta Pengusaha Atur Jam Kerja Karyawannya

Penumpang KRL Membeludak, PT KCI Minta Pengusaha Atur Jam Kerja Karyawannya

Whats New
Perusahaan Asal Jepang Ini Bakal Terapkan WFH Secara Permanen

Perusahaan Asal Jepang Ini Bakal Terapkan WFH Secara Permanen

Work Smart
Inhaler dan Roll On Eucalyptus akan Dipasarkan Akhir Juli 2020

Inhaler dan Roll On Eucalyptus akan Dipasarkan Akhir Juli 2020

Whats New
Setelah Garuda dan Lion Air, Giliran Sriwijaya yang Kurangi Karyawan

Setelah Garuda dan Lion Air, Giliran Sriwijaya yang Kurangi Karyawan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X