Toyota Suntik Modal, Grab Kembangkan GrabFood dan GrabPay

Kompas.com - 20/06/2018, 12:44 WIB
Suasana booth pemesanan GrabCar di Terminal 1B Kedatangan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (24/10/2017). Layanan taksi online dari Grab di bawah naungan Induk Koperasi Kepolisian (Inkoppol) resmi beroperasi mengangkut penumpang di Bandara Soekarno-Hatta per hari Senin (23/10/2017). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Suasana booth pemesanan GrabCar di Terminal 1B Kedatangan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (24/10/2017). Layanan taksi online dari Grab di bawah naungan Induk Koperasi Kepolisian (Inkoppol) resmi beroperasi mengangkut penumpang di Bandara Soekarno-Hatta per hari Senin (23/10/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Toyota Motor Corporation secara resmi menginvestasikan 1 miliar dollar AS di Grab Holdings melalui kesepakatan yang diraih keduanya baru-baru ini.

Dari kesepakatan tersebut, Grab berencana mengembangkan layanan GrabFood dan GrabPay serta pihak Toyota akan fokus kolaborasi bersama Grab untuk mengadopsi solusi mobilitas di seluruh pasar Asia Tenggara.

" Investasi Toyota merupakan investasi terbesar produsen otomotif dalam sektor ride-hailing secara global dan membawa kami makin dekat mencapai visi sebagai platform mobilitas terpadu satu pintu," kata President of Grab, Ming Maa, melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com, Rabu (20/6/2018).

(Baca: Grab Dapat Pendanaan Rp 14 Triliun dari Toyota)

Maa menjelaskan, pihaknya bersama Toyota dan rekanan lain berencana menciptakan jaringan transportasi yang lebih efisien di kota-kota besar Asia Tenggara.

Logo perusahaan teknologi penyedia aplikasi layanan on-demand Grab. KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWAN Logo perusahaan teknologi penyedia aplikasi layanan on-demand Grab.

Selain itu, kerja sama ini juga bertujuan untuk meningkatkan pendapatan mitra pengemudi agar mereka bisa naik ke kelas sosial yang lebih baik lagi.

" Investasi dari Toyota memungkinkan Grab mengembangkan ragam layanan online to offline seperti GrabFood dan GrabPay secara lebih luas di wilayah Asia Tenggara," ujar Maa.

(Baca: Investasi Grab, Toyota Indonesia Tunggu Instruksi)

Toyota Executive Vice President and President of Toyota's inhouse Connected Car Company, Shigeki Tomoyama, menyebut kolaborasi dengan Grab akan membuahkan layanan mobil terhubung dalam Toyota Mobility Service Platform.

Layanan mobil terhubung akan berfungsi seperti asuransi berbasis telematika yang bisa mengurangi biaya premi asuransi dalam rangka meningkatkan keselamatan para mitra pengemudi.

Melalui kolaborasi ini juga, salah satu eksekutif Toyota akan bergabung dalam jajaran direksi Grab. Selain itu, anggota tim khusus Toyota akan mendukung Grab sebagai executive officer.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X