Selama Lebaran Konsumsi BBM Naik, Pertamax Jadi Pilihan Pemudik

Kompas.com - 22/06/2018, 17:07 WIB
Petugas bermotor pengantar BBM dari KiosK Pertamax SPBU Muri berkeliling jalur pantura di Tegal, Jawa Tengah, Rabu (30/5). Pertamina menyiagakan 60 titik Kios BBM Kemasan atau KiosK Pertamax sebagai salah satu alternatif bagi pemudik untuk mendapatkan BBM selain di SPBU. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww/18. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho GumayPetugas bermotor pengantar BBM dari KiosK Pertamax SPBU Muri berkeliling jalur pantura di Tegal, Jawa Tengah, Rabu (30/5). Pertamina menyiagakan 60 titik Kios BBM Kemasan atau KiosK Pertamax sebagai salah satu alternatif bagi pemudik untuk mendapatkan BBM selain di SPBU. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww/18.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) mencatat terjadi peningkatan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dari H-15 sampai H+15 Lebaran tahun ini. Peningkatan konsumsi BBM terjadi hampir di semua jenis, baik Premium, Pertalite, maupun Pertamax.

"Kalau volume, (datanya) nanti lah ya. Tapi, kalau dilihat dari kondisi normal, ada peningkatan permintaan berkisar antara 14 sampai 20 persen," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati saat ditemui di acara halal bihalal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jumat (22/6/2018).

Menurut Nicke, secara umum kini konsumen yang melakukan mudik dengan kendaraan pribadi lebih memilih BBM jenis Pertamax. Hal itu dikarenakan kualitas BBM tersebut yang lebih pas untuk mesin jika dipakai menempuh perjalanan jauh.

"Sekarang kalau perjalanan jauh, membutuhkan kondisi mesin yang prima. Pertamax lah cocok," tutur Nicke.

Baca juga: Arus Balik Lebaran, Pasokan BBM Pertamina Aman di Semua Jalur

Mengenai pasokan BBM juga dipastikan masih aman. Menurut Nicke, pihaknya telah menyiapkan pasokan BBM secara nasional untuk kebutuhan angkutan Lebaran sebesar 25 persen dari kondisi normal.

Sementara peningkatan permintaan BBM untuk semua jenis selama angkutan Lebaran hingga hari ini terpantau masih berkisar di 14 hingga 20 persen. Sehingga, masih ada kecukupan stok BBM untuk 21 sampai 22 hari ke depan khusus dari yang disiapkan dalam rangka angkutan Lebaran.

"Misi Pertamina melakukan pelayanan kepada masyarakat, ini yang jadi prioritas utama kami. Dari hari ke hari, per jam, kami monitor bagaimana harga dan ketersediaan," ujar Nicke.

Kompas TV Pantauan arus balik terkini di Jalur Nagreg akan dilaporkan Jurnalis KompasTV, Adristya Chintia.  

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X