Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/06/2018, 11:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik mencatat ada kenaikan upah nominal harian buruh tani pada Mei 2018 dibandingkan April 2018. Peningkatannya sebesar 0,36 persen dari Rp 51.864 menjadi Rp 52.052 per hari. Upah nominal merupakan rata-rata upah harian yang diterima buruh perhari.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan, kenaikan juga terlihat pada upah riil buruh tani sebesar 0,17 persen, dari Rp 37.781 pada April 2018 menjadi Rp 37.847 pada Mei 2018.

"Upah riil buruh mengalami kenaikan artinya daya beli masih terjaga. Upah riil dan nominal masih baik," ujar Suhariyanto di kantor BPS, Jakarta, Senin (25/6/2018).

Kenaikan upah nominal juga dialami buruh informal perkotaan. BPS mengambil contoh buruh bangunan, buruh potong rambut wanita, dan asisten rumah tangga. Rata-rata upah nominal Mei 2018 untuk buruh bangunan mengalami kenaikan 0,14 persen.

Baca juga: April 2018, Upah Buruh Tani dan Bangunan Naik

Pada April 2018, nilainya Rp 85.983 menjadi Rp 86.104 pada Mei 2018. Namun, ada penurunan 0,07 persen upah riil Mei 2018 dibandingkan April 2018, yakni dari Rp 64.781 menjadi Rp 64.745.

"Meski begitu, upah nominalnya masih naik lebih tinggi daripada angka upah riil yang turun tipis," kata Suhariyanto.

Untuk buruh potong rambut wanita, rata-rata upah nominal perkepala pada Mei 2018 naik 0,23 persen dibandingkan April 2018. Upahnya rata-rata naik dari Rp 26.755 menjadi Rp 26.817. Untuk medio yang sama, upah riil juga naik 0,02 persen dari Rp 20.161 menjadi Rp 20.165.

Sementara upah nominal asisten rumah tangga perbulan rata-ratanya juga mengalami kenaikan 0,4 persen, yakni dari Rp Rp 392.535 menjadi Rp 394.105. Upah riilnya juga naik 0,19 persen dari Rp 295.784 menjadi Rp 296.342.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Digugat Vendor karena Tunggakan, BUMN PT PP Buka Suara

Digugat Vendor karena Tunggakan, BUMN PT PP Buka Suara

Whats New
Jadwal KRL Rute Solo-Jogja Hari Ini, 28 Januari 2023

Jadwal KRL Rute Solo-Jogja Hari Ini, 28 Januari 2023

Work Smart
Profil Sodetan Ciliwung yang Dibilang Jokowi Mangkrak 6 Tahun

Profil Sodetan Ciliwung yang Dibilang Jokowi Mangkrak 6 Tahun

Whats New
Mengenal APBN: Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Strukturnya

Mengenal APBN: Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Strukturnya

Earn Smart
Apa Itu Pegadaian: Pengertian, Jenis Usaha, dan Sejarah Berdirinya

Apa Itu Pegadaian: Pengertian, Jenis Usaha, dan Sejarah Berdirinya

Whats New
Dapat Tambahan Pasokan Gas Bumi dari JTB, Petrokimia Gresik: Ini Menjadi Sangat Penting

Dapat Tambahan Pasokan Gas Bumi dari JTB, Petrokimia Gresik: Ini Menjadi Sangat Penting

Rilis
IHII: Revisi UU BPJS di RUU Kesehatan Sangat Mengkhawatirkan

IHII: Revisi UU BPJS di RUU Kesehatan Sangat Mengkhawatirkan

Whats New
Luhut Sebut Insentif Motor Listrik Rp 7 Juta, Sri Mulyani Bakal Bahas dengan DPR

Luhut Sebut Insentif Motor Listrik Rp 7 Juta, Sri Mulyani Bakal Bahas dengan DPR

Whats New
Fasilitas Pengelolaan Limbah B3 dan Non B3 Kini Hadir di Lamongan

Fasilitas Pengelolaan Limbah B3 dan Non B3 Kini Hadir di Lamongan

Whats New
Pangkas 3.414 Nomenklatur Jabatan Pelaksana, Menteri PANRB: Biar Lebih Lincah dan Tidak Rumit

Pangkas 3.414 Nomenklatur Jabatan Pelaksana, Menteri PANRB: Biar Lebih Lincah dan Tidak Rumit

Whats New
Bos Samsung Indonesia Curhat ke Sri Mulyani, Khawatir Dampak Resesi

Bos Samsung Indonesia Curhat ke Sri Mulyani, Khawatir Dampak Resesi

Whats New
Atasi Pengangguran, Kemenaker Pertemukan Langsung 250 Pencari Kerja dengan Pengusaha

Atasi Pengangguran, Kemenaker Pertemukan Langsung 250 Pencari Kerja dengan Pengusaha

Rilis
Selama Sepekan, Modal Asing Masuk RI Capai Rp 4,42 Triliun

Selama Sepekan, Modal Asing Masuk RI Capai Rp 4,42 Triliun

Whats New
Ada Gejolak Bunga Kredit, Masyarakat Bakal Tunda Lagi Beli Rumah?

Ada Gejolak Bunga Kredit, Masyarakat Bakal Tunda Lagi Beli Rumah?

Whats New
Harga Cabai Tinggi, BI Perkirakan Inflasi Januari 2022 Capai 0,39 Persen

Harga Cabai Tinggi, BI Perkirakan Inflasi Januari 2022 Capai 0,39 Persen

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+