BEI Siap Bina "Start Up" hingga Bisa Melantai

Kompas.com - 29/06/2018, 21:40 WIB
Jajaran direksi Bursa Efek Indonesia periode 2018-2021. KOMPAS.com/AMBARANIE NADIAJajaran direksi Bursa Efek Indonesia periode 2018-2021.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bursa Efek Indonesia memberi kesempatan bagi perusahaan rintisan ( start up) supaya bisa melantai di pasar saham. BEI akan melakukan edukasi terlebih dahulu hingga perusahaan rintisan itu memang siap melakukan go public.

Direktur Penilaian Perusahaan I Gde Nyoman Yetna Setia mengibaratkan start up sebagai bibit yang butuh waktu untuk tumbuh.

" Start up kami beri kesempatan untuk jadi member di kita, tapi dalam konteks mengedukasi. Mereka kan bibit yang perlu waktu mereka bisa berkembang dan jadi perusahaan tercatat," ujar Nyoman di Main Hall BEI, Jakarta, Jumat (29/6/2018).

Pembinaan start up merupakan salah satu strategi BEI untuk mengakselerasi jumlah perusahaan tercatat dan investor. Nyoman menyadari prosesnya tidak bisa instan sehingga perlu ada pembinaan.

Baca juga: BEI Sebut Go-Jek Lebih Mudah Masuk Bursa dengan IPO daripada Backdoor Listing

Dari proses tersebut akan dilihat apakah perusahaan tersebut memiliki potensi menjadi besar atau stagnan.

"Siapa tahu dalam inkubator, dua atau tiga tahun mereka jadi perusahaan yang siap untuk tercatat. Maka dari pembibitan kita berikan perhatian," kata Nyoman.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X