Naik 20 Persen, Aset BTN Per Mei 2018 Capai Rp 189,68 Triliun - Kompas.com

Naik 20 Persen, Aset BTN Per Mei 2018 Capai Rp 189,68 Triliun

Kompas.com - 30/06/2018, 12:31 WIB
Paparan kinerja keuangan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk di Menara BTN, Selasa (13/2/2018).KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWAN Paparan kinerja keuangan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk di Menara BTN, Selasa (13/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencatat pertumbuhan aset secara signifikan pada tahun 2018.

Direktur Keuangan dan Treasury BTN Iman Nugroho Soeko mengatakan, aksi berbenah dan transformasi menjadi kunci utama keberhasilan yang berhasil diraih perseroan tersebut.

"Berbagai transformasi akan terus kami lakukan untuk mencapai target menjadikan BTN sebagai global player pada 2025 mendatang," katanya saat menerima penghargaan Bank Terbaik 2018 di Jakarta, Jumat (29/6/2018).

Per Mei 2018, aset Bank BTN mencapai Rp 189,68 triliun, tumbuh 20 persen dibanding Mei 2017 sebesar Rp 158,2 triliun. Sementara data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merekam aset industri perbankan nasional hanya tumbuh 9 persen (yoy) per April 2018. 

Baca juga: Kuartal I 2018, Aset LPS Capai Rp 94,5 Triliun

Pertumbuhan aset ini ditopang laju penyaluran kredit dan pembiayaan yang tumbuh di level 20,58 persen menjadi Rp 209,23 triliun, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 173,52 triliun. Adapun data OJK menyebutkan kredit perbankan secara nasional tumbuh sebesar 9 persen (yoy) per April 2018.

Pertumbuhan aset secara signifikan tersebut pun diapresiasi dengan penghargaan Bank Terbaik yang diterima BTN. Perseroan meraih predikat sebagai Bank Terbaik 2018 pada kategori Bank Umum dengan modal inti Rp 5 triliun-Rp 30 triliun.

Dari 17 bank yang masuk dalam kategori tersebut, BTN berhasil meraih predikat Bank Terbaik 2018. Predikat tersebut juga diberikan berdasarkan 12 kriteria pemeringkatan berdasarkan rasio keuangan perusahaan bank terpilih, termasuk menyeleksi dari segi aset.

Menurut Iman, ada beberapa tahapan transformasi untuk memacu kinerja bisnis perseroan. Pada tahap transformasi 1 atau "Periode Survival"  yang digelar sejak 2013-2015, terus berupaya mengatasi masalah kredit bermasalah (non-performing loan/NPL). 

Pada tahap transformasi 2 yakni "Periode Digital Banking" yang berlangsung sejak pertengahan 2015-2019, perseroan menggelar lompatan dengan melakukan transformasi digital di seluruh lini dan unsur bisnisnya. 

"Melalui periode survival, kami terus berbenah sehingga siap menjadi agen Program Satu Juta Rumah dan akan terus menggelar transformasi agar dapat beroperasi maksimal sehingga masyarakat Indonesia akan semakin mudah membeli rumah murah dan terjangkau," ujar Iman.

BTN masih akan melakukan tahapan akhir transformasi yakni "Periode Global Playership" yang dimulai sejak 2019-2025. Pada periode tersebut, BTN diharapkan akan mampu menjadi produk dan layanan perbankan secara internasional.


Komentar
Close Ads X