Jamkrindo Lebarkan Sayap Bisnis Melalui Perusahaan Fintech

Kompas.com - 02/07/2018, 13:04 WIB
Direktur Utama Perum Jamkrindo Randi Anto, di Jakarta, Senin (2/7/2018).KOMPAS.com/RIDWAN AJI PITOKO Direktur Utama Perum Jamkrindo Randi Anto, di Jakarta, Senin (2/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Perum Jamkrindo) bakal melebarkan sayap bisnisnya melalui kerja sama dengan lembaga keuangan digital atau perusahaan financial  technology ( fintech).

Direktur Utama Perum Jamkrindo Randi Anto mengatakan Jamkrindo yang sudah memasuki usia 48 tahun perlu melakukan antisipasi perubahan, seperti bekerja sama dengan perusahaan fintech.

"Kita sudah mulai seperti tahun lalu itu bekerja sama dengan yang digital financial institusi dan kembali bahwa tahun ini pun kita akan terus melakukan penetrasi ke institusi digital atau financial institution lebih lebar lagi," kata Randi usai perayaan HUT ke-48 Jamkrindo, Senin (2/7/2018).

Sampai saat ini, Jamkrindo telah menjalin kerja sama dengan dua perusahaan fintech. Kedua perusahaan tersebut adalah Amartha dan Investree.

(Baca: Percepat Pemberian KUR, Askrindo Kerja Sama dengan Jamkrindo)

Terpilihnya dua perusahaan fintech tersebut bukannya tanpa alasan. Randi menjelaskan, Amartha dan Investree dipilih karena dianggap sejalan dengan bisnis Jamkrindo yang fokus pada usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM).

"Kemarin kita sudah kerjasama dengan dua fintech karena marketnya juga sama dengan kita di mikro dan ritel. Jadi jumlah nasabahnya juga sudah banyak sekali. Fintechnya juga bagus, seleksinya juga bagus dan sampai sekarang perkembangannya sudah baik sekali," ujar Randi.

Adapun dalam kolaborasi tersebut, Jamkrindo berperan menjamin kredit milik debitur fintech hingga Rp 2 miliar dalam tiap pinjaman.

"Besarnya potensi yang dimiliki membuat fintech perlu diberikan ruang untuk bertumbuh. Kolaborasi dan kerja sama merupakan faktor kunci karena ekspansi pemanfaatan fintech bagi masyarakat luas akan bernilai guna dan memberikan dampak signifikan untuk menggerakkan perekonomian hingga lapisan bawah," kata dia.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X