Malas Setelah Libur Panjang, Ini Tips Ampuh Bangkitkan Semangat - Kompas.com

Malas Setelah Libur Panjang, Ini Tips Ampuh Bangkitkan Semangat

Kompas.com - 02/07/2018, 13:29 WIB
Ilustrasi liburanmaxsaf Ilustrasi liburan

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak sedikit pekerja yang justru malah menjadi merasa malas dan semangat menurun tiba-tiba ketika kembali masuk kerja setelah melalui liburan panjang. Apakah Anda salah satunya? Kalau sudah begini, bisa-bisa produktivitas Anda di tempat kerja menurun.

Padahal, seharusnya setelah berlibur, badan dan pikiran lebih rileks, maka semangat pun datang. Tapi bagaimana jika sebaliknya? Sehingga tak jarang rasa malas dan bolos kerja pun kemudian muncul. Namun masuk kerja sesuai jadwal adalah sebuah kewajiban.

Meski berat melawan kemalasan, namun sudah seharusnya Anda melakukan kewajiban sebagai pekerja. Agar tak terjebak dalam rasa malas yang berlebihan setelah lubur panjang, berikut tips ampuh bangkitkan semangat setelah liburan seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Maksimal Menikmati Liburan tapi Tidak Berlebihan

Saat berlibur, nikmatilah liburan Anda secara maksimal namun jangan sampai berlebihan. Artinya, menikmati liburan sepenuhnya tanpa mengingat-ingat pekerjaan selama waktu berlibur. Namun jangan sampai keterusan hanya bersenang-senang hingga tidak punya sisa waktu libur untuk me time dengan suasana yang tenang untuk mengembalikan mood yang siap kembali beraktivitas.

2. Jangan Tetap Disibukkan dengan Pekerjaan saat Berlibur

Punya waktu libur seharusnya memang harus untuk berlibur bukannya masih sibuk dengan urusan pekerjaan. Boleh-boleh saja masih mengingat-ingat pekerjaan yang ditinggalkan, tapi jangan terlalu berlebihan sampa-sampai membuat waktu liburan jadi membosankan.

Anda cukup luangkan 5 persen saja waktu untuk tetap terkoneksi dengan pekerjaan yang memang membutuhkan Anda. Sisanya, gunakan waktu berlibur untuk benar-benar kabur dan lepas dari berbagai kesibukan kerja. Agar nanti ketika sudah kembali melakukan rutinitas, Anda tak menyesal mengapa tak memberikan diri waktu penuh untuk lepas dari pekerjaan yang melelahkan.

3. Jangan Pulang dari Liburan Terlalu Mepet

Bila sebelumnya suka pulang dari tempat berlibur dengan tanggal yang mepet dengan hari masuk kerja, cobalah ubah kebiasaan tersebut. Misalnya saja hari senin sudah mulai aktif bekerja, usahakan jangan pulang di hari minggunya. Karena waktu yang terlalu mepet bisa membuat Anda kelelahan, akhirnya malas saat harus masuk kerja pada esok harinya.

Lain halnya jika Anda mengubah jadwal kepulangan lebih awal, tentu Anda akan punya lebih banyak waktu untuk beristirahat setelah perjalanan. Setidaknya, luangkan satu-dua hari sebelum kembali aktif bekerja, supaya bisa mengembalikan semangat kerja setelah lama bersantai.

4. Atur Ulang Pengelolaan Pekerjaan Anda

Membangkitkan semangat setelah beberapa hari libur dan tidak menyentuh pekerjaan bisa dibilang susah-susah gampang. Untuk itu awali dengan pekerjaan yang ringan terlebih dulu dan tak terlalu menyita pikiran, karena mood yang belum sepenuhnya tertata seperti semula cukup sulit dipaksakan mengerjakan yang lebih berat.

Hindari melakukan pekerjaan berat yang menyita pikiran ataupun tenaga, berikan jeda waktu agar semuanya kembali sesuai ritme kerja sebelumnya. Maka penting untuk menjadwal ulang pekerjaan atau to do list yang sebelumnya telah rapi dibuat. Lakukan beberapa penyesuaian kecil agar pikiran tak kaget dan kacau yang bisa berdampak menurunnya semangat kerja.

5. Nikmati Waktu Istirahat Jam Kerja secara Maksimal

Saat berlibur Anda terbiasa dengan aktivitas yang lambat, santai dan tanpa kejaran deadline, sehingga pikiran jadi lebih rileks. Setelah kembali dengan rutinitas pekerjaan, tubuh dan pikiran secara tidak sadar akan dipaksa untuk mengikuti ritme kerja yang keras dan cepat, bila tak kuat, bisa-bisa semangat jadi drop.

Bekerja memang penting, tetapi lebih penting lagi menjaga semangatnya. Jangan terlalu keras berusaha, berikan waktu luang untuk pikiran dan tubuh melakukan recovery bukan hanya ketika sedang berlibur, tetapi juga saat memulai kembali bekerja.

Caranya, dengan memaksimalkan waktu istirahat jam kerja untuk menikmati segarnya udara di sekitar agar tak terlalu penat memikirkan padatnya pekerjaan, seperti makan siang bersama rekan kerja di tempat yang seru, dan lainnya sesuai dengan selera.

6. Ubah Suasana Hati untuk Berkomitmen Kembali Bekerja

Tak ada situasi atau suasana yang akan berubah jika Anda tak mengubahnya. Maka, jika ingin semangat kerja kembali seperti semula dan lebih bagus lagi setelah liburan, mulailah dari diri sendiri untuk mengubah rasa malas jadi semangat yang menggelora.

Ingat jika banyak utang yang harus dibayar, belum lagi tagihan ketika liburan juga sudah menghabiskan sebagian tabungan. Jika Anda masih berkutat dengan rasa malas, siapa yang rugi? Jadi, tanamkan komitmen pada diri untuk terus semangat bekerja memenuhi kebutuhan hidup agar lebih baik di masa depan.

Liburan itu Pembangkit Semangat, Bukan Sebaliknya

Tanamkan di dalam pikiran bahwa liburan adalah waktu untuk memberikan jiwa dan raga beristirahat, membebaskan tubuh dan pikiran dari tekanan pekerjaan atau aktivitas sehari-hari.

Jadi, berlibur adalah untuk meningkatkan kualitas kerja, bukan justru membuat semangat kerja terkikis. Karenanya, tak ada alasan untuk bermalas-malasan jika ingin menatap masa depan yang lebih baik dan bisa menikmati liburan secara rutin saat hari libur panjang tiba.

 

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas.com dengan cermati.com. Kompas.com tidak bertanggung jawab atas isi artikel ini.



Close Ads X