Jamkrindo Targetkan Kerja Sama dengan 4 Perusahaan Fintech

Kompas.com - 02/07/2018, 17:20 WIB
Ilustrasi fintechwww.thinkstockphotos.com Ilustrasi fintech

JAKARTA, KOMPAS.com - Perum Jaminan Kredit Indonesia ( Jamkrindo) bakal menambah kerja sama dengan perusahaan financial technology ( fintech). Hal itu dilakukan guna melebarkan sayap bisnis Perum Jamkrindo.

"Untuk tahun ini, kami menargetkan bekerjasama dengan dua sampai tiga fintech maksimal. Namun, kemungkinan dua saja sehingga akhir tahun kami bekerja sama dengan empat fintech," terang Direktur Utama Perum Jamkrindo Randi Anto di kantornya, Jakarta, Senin (2/7/2018).

Dari target tersebut, Randi berharap bisa mendapatkan tambahan hingga 400.000 nasabah. Randi optimistis bisa mendapatkan nasabah tersebut lantaran dua perusahaan fintech yang ditargetkan untuk bekerja sama itu telah memiliki basis nasabah cukup banyak.

"Nasabah mereka sudah banyak sekali ya karena mereka kan ambilnya di mikro. Cocoklah dengan kami marketnya," terang dia.

Sebelumnya, Randi mengakui bahwa Jamkrindo telah menjalin kerja sama dengan dua perusahaan fintech pada 2017 silam. Kedua perusahaan tersebut adalah Amartha dan Investree.

Terpilihnya dua perusahaan fintech tersebut bukannya tanpa alasan. Randi menjelaskan, Amartha dan Investree dipilih karena dianggap sejalan dengan bisnis Jamkrindo yang fokus pada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

"Kemarin kita sudah kerjasama dengan dua fintech karena marketnya juga sama dengan kita di mikro dan ritel. Jadi jumlah nasabahnya juga sudah banyak sekali. Fintechnya juga bagus, seleksinya juga bagus dan sampai sekarang perkembangannya sudah baik sekali," sambung Randi.

Adapun dalam kolaborasi tersebut, Jamkrindo berperan menjamin kredit milik debitur fintech hingga Rp 2 miliar dalam tiap pinjaman.

"Besarnya potensi yang dimiliki membuat fintech perlu diberikan ruang untuk bertumbuh. Kolaborasi dan kerja sama merupakan faktor kunci karena ekspansi pemanfaatan fintech bagi masyarakat luas akan bernilai guna dan memberikan dampak signifikan untuk menggerakkan perekonomian hingga lapisan bawah," tandas Randi.




Close Ads X