Penggunanya Kurang Nyaman, Bukalapak Akan Kembangkan Tampilan Situsnya

Kompas.com - 03/07/2018, 19:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Survei yang dilakukan Techinasia menunjukkan, sebanyak 15,8 persen pengguna e-commerce merasa tidak nyaman dengan tampilan (user experience) dalam laman Bukalapak.

Angka tersebut adalah yang paling tinggi jika dibandingkan dengan e-commerce lain seperti JD.ID, Lazada, Tokopedia, Shopee, dan Blibli.com.

Menanggapi hal ini, VP of Product Design Bukalapak Yoel Sumitro mengakui adanya kelemahan dalam laman mereka yang membuat pengguna, baik pelapak maupun pembeli, merasa kesulitan. Hal ini dipicu oleh tidak adanya kesinambungan antara designer dan pengguna website.

"Memang kita mengakui design kita banyak yg bisa diimprove. Kesalahan utama kita adalah, kita nggak tau kalau orang yang mendesign dan orang yg memakai itu tottally diferent people," ujarnya kepada awak media, Selasa (3/7/2018) di Jakarta.

Dia menjelaskan, selama ini proses riset yang dilakukan paska pengembangan produk hanya dilakukan di Jakarta saja. Padahal, banyak pengguna Bukalapak yang berasal dari luar Jawa dan tentu memiliki pengalaman penggunaan yang berbeda.

"Selama ini kita tes hanya di Jakarta, sekarang kita mulai push, kita kirim orang-orang e daerah-daerah seperti di Binjai dan Makassar untuk menilai apa yang perlu agar bisa mengimprove desain kita," jelas Yoel.

Meskipun, pihaknya belum bisa menjelaskan secara lebih detil desain seperti apa yang sedang dikembangkan oleh Bukalapak.

"Detilnya kita pasti nggak bisa bilang kaya bakal reform seperti apa. Tapi tim kita bener-bener lagi bikin setiap hari di ruang yang sama, brainstroming liatin desain-desain patern yg kira-kira bagus buat orang Indonesia kaya gimana," ujarnya.

Dengan berfokus pada pengalaman pengguna, Bukalapak berharap dapat menciptakan produk yang biaa digunakan oleh masyarakat secara luas.

"Kami bisa design sekompleks apapun, se-fancy apapun kalau at the end mereka tidak bisa pakai, it's fails," ujar Yoel.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Emiten Pengelola Lucy in The Sky Ekspansi Gerai di Baru di Cikini

Emiten Pengelola Lucy in The Sky Ekspansi Gerai di Baru di Cikini

Whats New
Begini Langkah INACA untuk Bantu Pemulihan Industri Penerbangan

Begini Langkah INACA untuk Bantu Pemulihan Industri Penerbangan

Whats New
Daftar MyPertamina, Boleh Lebih 1 Kendaraan dalam 1 Akun

Daftar MyPertamina, Boleh Lebih 1 Kendaraan dalam 1 Akun

Whats New
Pertamina: 60 Persen Orang Kaya Nikmati BBM Subsidi

Pertamina: 60 Persen Orang Kaya Nikmati BBM Subsidi

Whats New
INACA Ungkap Tantangan yang Dihadapi Maskapai Penerbangan Saat Ini, Apa Saja?

INACA Ungkap Tantangan yang Dihadapi Maskapai Penerbangan Saat Ini, Apa Saja?

Whats New
Simak 3 Tips agar UMKM Tembus Pasar Global

Simak 3 Tips agar UMKM Tembus Pasar Global

Work Smart
Pemerintah Diminta Beri Insentif buat Produk Keuangan 'Hijau', Ini Alasannya

Pemerintah Diminta Beri Insentif buat Produk Keuangan "Hijau", Ini Alasannya

Whats New
Daripada Impor Daging dari India, Peternak Minta Bulog Serap Sapi dan Kerbau Mereka yang Bebas PMK

Daripada Impor Daging dari India, Peternak Minta Bulog Serap Sapi dan Kerbau Mereka yang Bebas PMK

Whats New
BERITA FOTO: Pandemi Mereda, 'Angin Segar' Bisnis Kuliner

BERITA FOTO: Pandemi Mereda, "Angin Segar" Bisnis Kuliner

Whats New
Pemotor Tak Perlu Daftar MyPertamina saat Beli Pertalite

Pemotor Tak Perlu Daftar MyPertamina saat Beli Pertalite

Whats New
Digiserve by Telkom Indonesia Tunjuk Adil Siagian sebagai Direktur Sales dan Operation

Digiserve by Telkom Indonesia Tunjuk Adil Siagian sebagai Direktur Sales dan Operation

Whats New
Gotrade Sudah Legal di Indonesia, Saham Emiten Ternama Negeri Paman Sam Kini Bisa Dibeli mulai dari 1 Dollar AS

Gotrade Sudah Legal di Indonesia, Saham Emiten Ternama Negeri Paman Sam Kini Bisa Dibeli mulai dari 1 Dollar AS

BrandzView
MRT Fatmawati-TMII Dibangun Tahun Depan, Panjang 12 Km dan Lewati 10 Stasiun

MRT Fatmawati-TMII Dibangun Tahun Depan, Panjang 12 Km dan Lewati 10 Stasiun

Whats New
Subholding Gas Pertamina dan Gunvor Teken Kerja Sama Bisnis LNG Global

Subholding Gas Pertamina dan Gunvor Teken Kerja Sama Bisnis LNG Global

Whats New
Perkuat Layanan Payments, Modalku Akuisisi CardUp

Perkuat Layanan Payments, Modalku Akuisisi CardUp

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.