PTFI Bakal Jadi Perusahaan Patungan Inalum-Freeport McMoRan

Kompas.com - 04/07/2018, 14:23 WIB
Areal tambang terbuka PT Freeport Indonesia di Grasberg, Timika, Papua, Kamis (24/11/2011). KOMPAS/B JOSIE SUSILO HARDIANTOAreal tambang terbuka PT Freeport Indonesia di Grasberg, Timika, Papua, Kamis (24/11/2011).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Freeport Indonesia (PTFI) bakal menjadi perusahaan patungan atau joint venture (JV) yang dibentuk oleh PT Indonesia Asahan Alumunium ( Inalum) dan Freeport McMoRan.

Adapun hal tersebut merupakan langkah divestasi 51 persen saham PTFI oleh pemerintah melalui Inalum.

"JV-nya tidak di atas PTFI dong. PTFI-nya justru jadi joint venture," kata Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) Rini Soemarno saat ditemui di Hotel Fairmont Jakarta, Rabu (4/7/2018).

Rini menambahkan, pembahasan perihal perjanjian pembentukan perusahaan patungan atau joint venture agreement masih dilakukan sampai saat ini. Segala detilnya akan dibahas dalam perjanjian tersebut.

Baca juga: Tingkatkan Daya Saing, Inalum Gandeng Jaringan PT Timah

"Jadi, joint venture agreement-nya itu untuk me-manage PTFI," imbuh dia.

Sementara itu, untuk komposisi saham di PTFI tersebut sebesar 51 persen bakal dipegang Inalum sedangkan sisanya dimiliki oleh Freeport McMoRan.

Di sisi lain, penandatanganan perjanjian pembentukan JV ditargetkan rampung dalam dua pekan ke depan.

Untuk sekarang, masih ada beberapa hal yang harus diselesaikan, seperti perpajakan dan lingkungan hidup yang selama ini dilakukan oleh Freeport Indonesia.

Baca juga: Menteri BUMN: BUMD Papua Akan Miliki 20 Persen Saham Freeport

Rini pun kemudian berharap agar perusahaan patungan ini bisa dikelola secara transparan dan profesional.

Hal tersebut penting dilakukan mengingat Freeport-McMoran menginginkan tidak ada intervensi dari pemerintah terhadap pengelolaan perusahaan patungan tersebut.

“Ini benar-benar dikelola secara terbuka,” ujar Rini.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resesi Atau Tidak Resesi, RI Harus Contoh China...

Resesi Atau Tidak Resesi, RI Harus Contoh China...

Whats New
KAI Tambah 5 Perjalanan Kereta dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen, Simak Jadwalnya

KAI Tambah 5 Perjalanan Kereta dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen, Simak Jadwalnya

Whats New
Ajak Mahasiswa Jadi Pengusaha, Sandiaga Uno: Kunci Suksesnya Itu Dimulai dari Minat

Ajak Mahasiswa Jadi Pengusaha, Sandiaga Uno: Kunci Suksesnya Itu Dimulai dari Minat

Smartpreneur
[POPULER MONEY] Perusahaan Hary Tanoe Laporkan Perusahaan Korea | Kelanjutan Sengketa Warisan Pendiri Sinar Mas

[POPULER MONEY] Perusahaan Hary Tanoe Laporkan Perusahaan Korea | Kelanjutan Sengketa Warisan Pendiri Sinar Mas

Whats New
Cabut Gugatan soal Warisan Pendiri Sinar Mas, Ini Permintaan Freddy Wijaya

Cabut Gugatan soal Warisan Pendiri Sinar Mas, Ini Permintaan Freddy Wijaya

Whats New
PLN : Sudah 100.000 Pelanggan Tambah Daya Listrik Seharga Rp 170.845

PLN : Sudah 100.000 Pelanggan Tambah Daya Listrik Seharga Rp 170.845

Whats New
Jadi Sumber Polemik Riau dan Sumbar, Apa Itu Pajak Air Permukaan?

Jadi Sumber Polemik Riau dan Sumbar, Apa Itu Pajak Air Permukaan?

Whats New
Di Tengah Pandemi, Pendapatan Emiten Pelayaran Meningkat

Di Tengah Pandemi, Pendapatan Emiten Pelayaran Meningkat

Whats New
Ahok: Saya Digaji untuk Menyelamatkan Uang Pertamina

Ahok: Saya Digaji untuk Menyelamatkan Uang Pertamina

Whats New
LPEI: Peran Penjamin Kredit Penting untuk Pemulihan Ekonomi

LPEI: Peran Penjamin Kredit Penting untuk Pemulihan Ekonomi

Whats New
Sri Mulyani:  Bantuan Sosial Telah Mencapai Lebih dari Rp 203 triliun

Sri Mulyani: Bantuan Sosial Telah Mencapai Lebih dari Rp 203 triliun

Rilis
Menkop Teten Minta Jajarannya Berhati-hati dalam Jalankan Program PEN

Menkop Teten Minta Jajarannya Berhati-hati dalam Jalankan Program PEN

Rilis
BTN Restrukturisasi Kredit Rp 36,4 Triliun hingga Akhir Juni 2020

BTN Restrukturisasi Kredit Rp 36,4 Triliun hingga Akhir Juni 2020

Whats New
Ini yang Terjadi pada Reksa Dana saat Indeks LQ45 dan IDX30 Dievaluasi

Ini yang Terjadi pada Reksa Dana saat Indeks LQ45 dan IDX30 Dievaluasi

Spend Smart
Bank BJB Kucurkan Kredit untuk BPR Kredit Mandiri Indonesia

Bank BJB Kucurkan Kredit untuk BPR Kredit Mandiri Indonesia

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X