KEB Hana Bank Beri Fasilitas Pembiayaan kepada Faskes BPJS Kesehatan

Kompas.com - 04/07/2018, 16:33 WIB
KEB Hana Bank dan BPJS Kesehatan melakukan penandatangan perjanjian kerjasama pemberian fasilitas pembiayaan program Supply Chain Financing (SCF) kepada Fasilitas Kesehatan mitra BPJS Kesehatan di Jakarta, Rabu (4/7/2018). KOMPAS.com/Mutia FauziaKEB Hana Bank dan BPJS Kesehatan melakukan penandatangan perjanjian kerjasama pemberian fasilitas pembiayaan program Supply Chain Financing (SCF) kepada Fasilitas Kesehatan mitra BPJS Kesehatan di Jakarta, Rabu (4/7/2018).
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - KEB Hana Bank Indonesia memberikan fasilitas pembiayaan program Supply Chain Financing (SCF) kepada fasilitas kesehatan (faskes) mitra BPJS Kesehatan.

Melalui program ini, bank asal Korea Selatan ini memberikan fasilitas pembiayaan tagihan dari faskes kepada BPJS Kesehatan sebelum tagihan tersebut jatuh tempo sehingga likuiditas faskes dapat terjaga.

Diharapkan dengan kerja sama ini, pelayanan faskes terhadap peserta JKN-KIS berjalan lancar.

"Melalui pemberian pembiayaan kepada faskes mitra BPJS Kesehatan, Bank KEB Hana berharap faskes dapat melayani kebutuhan peserta JKN-KIS dengan kualitas layanan yang terus membaik," ujar Direktur Utama KEB Hana Bank Lee Hwa Soo di Jakarta, Rabu (4/7/2018).

Baca juga: BPJS Kesehatan Tingkatkan Mutu Layanan Faskes Tingkat Pertama

KEB Hana pun telah mulai melakukan penjajakan kepada faskes yang berminat untuk mendapatkan pembiayaan ini. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Kemal Imam Santoso mengatakan, meliputi 3 hal yaitu pemasaran bersama, kemudian administrasi pembayaran, dan kerja sama dalam hal memberikan konfirmasi jumlah klaim yg ditagihkan kepada BPJS Kesehatan.

"KEB Hana Bank akan memberikan financing atas klaim tersebut," ujar Kemal.

Kemal melanjutkan, setelah perjanjian ini, BPJS Kesehatan dan KEB Hana Bank akan menyiapkan infrastruktur IT (web service) untuk pengiriman data tagihan yang telah disetujui atau dibayar.

Baca juga: Kondisi Darurat, Peserta BPJS Bisa Cari RS dengan Cek Layanan Ini

Secara teknis, faskes akan mengajukan tagihan klaim dan BPJS akan melakukan verifikasi untuk memberikan persetujuan pembayaran.

“Setelah BPJS Kesehatan menerima tagihan dan atau memberikan persetujuan atas tagihan tersebut, bank dapat mencairkan pinjaman kepada faskes yang telah memenuhi syarat pengajuan klaim. Ketika tagihan itu sudah jatuh tempo, BPJS Kesehatan akan membayar tagihan tersebut kepada faskes, sehingga faskes dapat membayar kewajibannya kepada bank,” kata Kemal.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MONEY] Guru Honorer Dapat Subsidi Gaji | Ancaman Pemutusan Listrik Rumah Lukman Sardi

[POPULER MONEY] Guru Honorer Dapat Subsidi Gaji | Ancaman Pemutusan Listrik Rumah Lukman Sardi

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Produktif dengan Berkebun Sayur | Pengalaman Menanam Strawberry | Cara Membuat Pupuk Gratis

[KURASI KOMPASIANA] Produktif dengan Berkebun Sayur | Pengalaman Menanam Strawberry | Cara Membuat Pupuk Gratis

Rilis
Kartu Pendaftaran CPNS 2021 Hilang? Ini Cara Cetak Ulangnya

Kartu Pendaftaran CPNS 2021 Hilang? Ini Cara Cetak Ulangnya

Work Smart
Startup Indonesia Panen Suntikan Modal

Startup Indonesia Panen Suntikan Modal

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Resep Pie Susu Teflon | Lupis Ketan Saus Gula Merah | Kue Rempah Ontbijtkoek

[KURASI KOMPASIANA] Resep Pie Susu Teflon | Lupis Ketan Saus Gula Merah | Kue Rempah Ontbijtkoek

Rilis
Targetkan Rp 21,9 Triliun dari IPO, Bukalapak Siap Perang Antar E-Commerce

Targetkan Rp 21,9 Triliun dari IPO, Bukalapak Siap Perang Antar E-Commerce

Whats New
Mengenal Kode OTP dan Bedanya dengan PIN

Mengenal Kode OTP dan Bedanya dengan PIN

Whats New
OJK Akan Panggil Jusuf Hamka soal Dugaan Pemerasan oleh Bank Syariah Swasta

OJK Akan Panggil Jusuf Hamka soal Dugaan Pemerasan oleh Bank Syariah Swasta

Whats New
Pelni Catat Kinerja Angkutan Barang Naik 85 Persen pada Semester I-2021

Pelni Catat Kinerja Angkutan Barang Naik 85 Persen pada Semester I-2021

Whats New
Sebelum Tahap SKD, Pelamar CPNS Bisa Ikuti Simulasi CAT BKN

Sebelum Tahap SKD, Pelamar CPNS Bisa Ikuti Simulasi CAT BKN

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Tradisi Medali Angkat Besi Indonesia | Cara Mudah Mendesain Presentasi | Bedah Serial Marvel 'Loki'

[POPULER DI KOMPASIANA] Tradisi Medali Angkat Besi Indonesia | Cara Mudah Mendesain Presentasi | Bedah Serial Marvel "Loki"

Rilis
Apa Itu Liabilitas: Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Akuntansi

Apa Itu Liabilitas: Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Akuntansi

Whats New
Apa Itu Profit: Pengertian, Jenis, dan Perhitungannya

Apa Itu Profit: Pengertian, Jenis, dan Perhitungannya

Whats New
Kemenperin Sediakan 500 Fasilitas Isolasi Pasien Covid-19

Kemenperin Sediakan 500 Fasilitas Isolasi Pasien Covid-19

Rilis
Gandeng Kadin, GoTo Bangun Rumah Oksigen Gotong Royong

Gandeng Kadin, GoTo Bangun Rumah Oksigen Gotong Royong

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X