Konversi ke Syariah, Perusahaan Gadai Swasta Ikuti Pemerintah

Kompas.com - 05/07/2018, 16:30 WIB
Pegadaian Syariah Bireuen, selama ramadhan melayani banyak nasabah yang ingin menggadaikan barangnya dalam bentuk emas. DESI Kompas.com/Desi Safnita SaifanPegadaian Syariah Bireuen, selama ramadhan melayani banyak nasabah yang ingin menggadaikan barangnya dalam bentuk emas. DESI

JAKARTA,  KOMPAS.com - Adanya peluang konversi dari sistem konvensional ke syariah pada bisnis gadai merupakan kesempatan untuk membidik pasar penduduk Muslim di Indonesia.

Hingga akhir 2017, menurut data pada laman bps.go.id, jumlah penduduk Muslim di Indonesia masih berada di kisaran 95 persen dari sekitar 280 juta penduduk Indonesia.

"Ini memang potensial sekali," kata CEO & Co-Founder Danain Budiardjo Rustanto, Selasa (3/7/2018) lalu.

Sebelumnya, dalam pernyataan tertulis Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Sunarso, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini sudah mengkonversi 84 kantornya dari sistem konvensional menjadi syariah di Madura.

Baca juga: Juli 2018, Seluruh Pagadaian di Madura Dikonversi Menjadi Syariah

Menurut Sunarso, kebijakan ini ditempuh lantaran potensi pasar syariah di Pulau Garam terbilang besar.

Laman maduraku.com, misalnya, mencatat per Januari 2017, jumlah penduduk di pulau itu mencapai 4,097 juta jiwa. Dari jumlah itu, sekitar 99,4 persennya beragama Islam.

Potensi Indonesia mengembangkan sistem keuangan syariah juga masih terbilang besar.

Hal ini terlihat pada peta jalan atau roadmap Pengembangan Keuangan Syariah Indonesia 2017-2019 sebagaimana termaktub dalam laman ojk.go.id.

Baca juga: 5 Hal Penting Agar Indonesia Jadi Pusat Keuangan Syariah Dunia

Hingga kini, pertumbuhan keuangan syariah belum dapat mengimbangi pertumbuhan keuangan konvensional.

Hal ini dapat dilihat dari pangsa pasar (market share) keuangan syariah yang secara keseluruhan masih di bawah 5 persen.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penasaran Berapa Kekayaan Ketua DPR Puan Maharani?

Penasaran Berapa Kekayaan Ketua DPR Puan Maharani?

Whats New
Resesi Atau Tidak Resesi, RI Harus Contoh China...

Resesi Atau Tidak Resesi, RI Harus Contoh China...

Whats New
KAI Tambah 5 Perjalanan Kereta dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen, Simak Jadwalnya

KAI Tambah 5 Perjalanan Kereta dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen, Simak Jadwalnya

Whats New
Ajak Mahasiswa Jadi Pengusaha, Sandiaga Uno: Kunci Suksesnya Itu Dimulai dari Minat

Ajak Mahasiswa Jadi Pengusaha, Sandiaga Uno: Kunci Suksesnya Itu Dimulai dari Minat

Smartpreneur
[POPULER MONEY] Perusahaan Hary Tanoe Laporkan Perusahaan Korea | Kelanjutan Sengketa Warisan Pendiri Sinar Mas

[POPULER MONEY] Perusahaan Hary Tanoe Laporkan Perusahaan Korea | Kelanjutan Sengketa Warisan Pendiri Sinar Mas

Whats New
Cabut Gugatan soal Warisan Pendiri Sinar Mas, Ini Permintaan Freddy Wijaya

Cabut Gugatan soal Warisan Pendiri Sinar Mas, Ini Permintaan Freddy Wijaya

Whats New
PLN : Sudah 100.000 Pelanggan Tambah Daya Listrik Seharga Rp 170.845

PLN : Sudah 100.000 Pelanggan Tambah Daya Listrik Seharga Rp 170.845

Whats New
Jadi Sumber Polemik Riau dan Sumbar, Apa Itu Pajak Air Permukaan?

Jadi Sumber Polemik Riau dan Sumbar, Apa Itu Pajak Air Permukaan?

Whats New
Di Tengah Pandemi, Pendapatan Emiten Pelayaran Meningkat

Di Tengah Pandemi, Pendapatan Emiten Pelayaran Meningkat

Whats New
Ahok: Saya Digaji untuk Menyelamatkan Uang Pertamina

Ahok: Saya Digaji untuk Menyelamatkan Uang Pertamina

Whats New
LPEI: Peran Penjamin Kredit Penting untuk Pemulihan Ekonomi

LPEI: Peran Penjamin Kredit Penting untuk Pemulihan Ekonomi

Whats New
Sri Mulyani:  Bantuan Sosial Telah Mencapai Lebih dari Rp 203 triliun

Sri Mulyani: Bantuan Sosial Telah Mencapai Lebih dari Rp 203 triliun

Rilis
Menkop Teten Minta Jajarannya Berhati-hati dalam Jalankan Program PEN

Menkop Teten Minta Jajarannya Berhati-hati dalam Jalankan Program PEN

Rilis
BTN Restrukturisasi Kredit Rp 36,4 Triliun hingga Akhir Juni 2020

BTN Restrukturisasi Kredit Rp 36,4 Triliun hingga Akhir Juni 2020

Whats New
Ini yang Terjadi pada Reksa Dana saat Indeks LQ45 dan IDX30 Dievaluasi

Ini yang Terjadi pada Reksa Dana saat Indeks LQ45 dan IDX30 Dievaluasi

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X