Kompas.com - 09/07/2018, 16:00 WIB
Ilustrasi beras KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGIlustrasi beras

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Imam Subowo mengklaim beras renceng berbentuk sachet yang dipasarkan sejak awal Juni mendapat respon positif dari masyarakat.

Fokus pemasaran beras sachet mulanya di wilayah Jawa Barat. Namun, kini merembet ke Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Sulawesi Selatan.

"Di Jawa Barat produksinya tinggi. Di sana kemasannya 9 roll habis," ujar Imam di kantor Kementrian BUMN, Jakarta, Senin (9/7/018).

Imam mengatakan, untuk memudahkan ditribusi, setiap daerah memproduksi sendiri beras sachet itu. Untuk wilayah Jawa Barat, 11 ton beras telah tersalurkan dan di Jawa Timur sebanyak 8 ton. Di Jawa Timur, beras sachet baru resmi dipasarkan pekan lalu.

"Ini akan bergerak terus permintaannya," kata Imam.

Imam mengatakan, tujuan dari bras sachet tersebut adalah ketersediaan. Bulog ingin masyarakat bisa mendapatkan beras dengan mudah, semudah belanja di warung.

"Jadi nyari beras gampang, di mana-mana ada," kata dia

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setiap sachet isinya 200 gram dengan harga Rp 2.500. Bulog akan terus memantau reaksi masyarakat soal beras sachet. Nantinya evaluasi akan dilakukan apakah volumenya sudah pas atau harus ditambah, apakah harganya kemahalan atau tidak.

"Tergantung nanti kebutuhan pasar. Kalau tidak dilempar duluan, kita tidak akan tahu," kata Imam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.