PGN Siap Pasok Kekurangan Gas PLTGU Cilegon - Kompas.com

PGN Siap Pasok Kekurangan Gas PLTGU Cilegon

Kompas.com - 11/07/2018, 08:58 WIB
Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan keselamatan sesuai dengan standar migas nasional, pekerja membuka katup (valve) utama pengaliran gas bumi PGN dari jaringan distribusi menuju fasilitas pengukuran (metering) PGN di Pembangkit Listrik Muara Karang, Senin (1/5/2018).

Dok. Humas PGN Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan keselamatan sesuai dengan standar migas nasional, pekerja membuka katup (valve) utama pengaliran gas bumi PGN dari jaringan distribusi menuju fasilitas pengukuran (metering) PGN di Pembangkit Listrik Muara Karang, Senin (1/5/2018).


JAKARTA, KOMPAS.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk ( PGN) siap mengamankan pasokan gas ke pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU) Cilegon milik PT PLN (Persero) yang terganggu akibat kebocoran pipa gas milik pemasok K3S, Senin (9/7/2018) lalu.

Bocornya pipa tersebut diperkirakan mengurangi pasokan gas yang dibutuhkan PLTGU Cilegon sebanyak 50 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) atau setara dengan 30 BBTUD.

PLTGU Cilegon diketahui memasok listrik ke sistem pembangkitan Jawa Bali sebesar 150 KVa dengan kebutuhan pasokan gas 120 BBTUD.

Sesuai kontrak, K3S memasok gas ke PLTGU Cilegon sebanyak 60 - 90 BBTUD. Sementara PGN memasok gas 27,27-40 BBTUD untuk kebutuhan pembangkit tersebut.

Baca juga: PLN: Bocornya Pipa Gas di Banten Turunkan Daya Listrik di Cilegon

"Sementara PGN memiliki kemampuan untuk memasok sampai 60 BBTUD ke PLTGU Cilegon. Jadi kami siap menggantikan gas akibat kebocoran, jika dibutuhkan demi menjaga pasokan listrik ke masyarakat," kata Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama dalam pernyataan tertulis, Rabu (11/7/2018).

Saat ini, PGN tengah menunggu konfirmasi dari PLN terkait tambahan pasokan yang bisa disediakan oleh PGN sewaktu-waktu.

Pipa bawah laut milik K3S diketahui bocor. PLN menjadi pelanggan gas yang paling terdampak dari kerusakan pipa tersebut.

Baca juga: Pipa Gas Bocor, Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub Amankan Alur Pelayaran di Perairan Banten

Kepala Divisi Program Komunikasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Wisnu Prabawa Taher mengatakan, kebocoran tersebut terjadi pada pipa gas bawah laut 20 inchi milik K3S di perairan Bojonegara, Serang, Banten.

Penyebab kebocoran sampai saat ini masih diinvestigasi oleh tim gabungan SKK Migas.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar
Close Ads X