Sri Mulyani: APBN 2018 Masih Cukup Membiayai Tambahan Belanja - Kompas.com

Sri Mulyani: APBN 2018 Masih Cukup Membiayai Tambahan Belanja

Kompas.com - 11/07/2018, 11:35 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ditemani Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan usai menghadiri seminar pajak di kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak, Rabu (11/7/2018).KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ditemani Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan usai menghadiri seminar pajak di kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak, Rabu (11/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan APBN 2018 masih cukup untuk membiayai beberapa tambahan belanja pemerintah.

Dengan demikian, secara keseluruhan APBN tahun ini disebut masih baik dan tetap bisa mengakomodasi kebutuhan negara terhadap sejumlah kegiatan besar.

"Seluruh kebutuhan belanja yang sudah direncanakan di 2018 tetap berjalan. Kami bahkan juga mengakomodasi beberapa tambahan belanja, seperti untuk Asean Games dan kebutuhan-kebutuhan yang sifatnya mendesak," kata Sri Mulyani usai menghadiri seminar pajak di kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak, Rabu (11/7/2018).

Dari sisi penerimaan negara, Sri Mulyani turut memastikan bahwa pihaknya sudah memproyeksikan target tahun ini akan tercapai, bahkan diprediksi akan ada lebih Rp 8 triliun.

Baca juga: Penerimaan Negara Tahun Ini Akan Rp 8 Triliun Lebih Tinggi dari Target

Penerimaan negara akan terpenuhi berkat kombinasi dari penerimaan perpajakan dan Penerimaan Negara Bukan Pajak ( PNBP) yang jumlahnya bakal tinggi tahun ini.

"Dengan penerimaan dan belanja negara tetap sesuai, maka kami memutuskan ini telah mencerminkan kebutuhan penyelenggaraan perekonomian negara tahun 2018," tutur Sri Mulyani.

Pada Jumat (13/7/2018) mendatang, Sri Mulyani akan menyampaikan laporan semester I 2018 di hadapan anggota DPR RI.

Baca juga: Pemerintah Putuskan Tidak Ubah Postur APBN 2018, Ini Alasannya

Dalam laporannya, Sri Mulyani juga akan menyampaikan outlook APBN hingga akhir tahun nanti, dengan turut mempertimbangkan perubahan kondisi terkini dan tantangan dari faktor internal maupun eksternal.

Target penerimaan negara dalam APBN 2018 ditetapkan sebesar Rp 1.894,7 triliun. Sementara belanja negara tercatat sebesar Rp 2.220,6 triliun.



Close Ads X