Bantu Arvy yang Akan Wakili Indonesia di Ajang "Fixed Gear" di Vietnam - Kompas.com

Bantu Arvy yang Akan Wakili Indonesia di Ajang "Fixed Gear" di Vietnam

Kompas.com - 12/07/2018, 14:26 WIB
Arvy, seorang kurir Westbike Messenger Service (WMS), berpose di kantor WMS di Kebayoran Lama, Jakarta, Rabu (4/7/2018). WMS merupakan sebuah perusahaan jasa kurir khusus antar barang dengan menggunakan sepeda.KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI Arvy, seorang kurir Westbike Messenger Service (WMS), berpose di kantor WMS di Kebayoran Lama, Jakarta, Rabu (4/7/2018). WMS merupakan sebuah perusahaan jasa kurir khusus antar barang dengan menggunakan sepeda.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjadi kurir bersepeda memang memiliki banyak tantangan. Mereka dengan sabar melakukan pengantaran barang dilakukan di area Jakarta yang jalanannya terkenal ganas.

Di tengah tingginya tekanan dan risiko yang dihadapi, para kurir bersepeda tersebut memiliki segudang mimpi. 

DI antara mereka yang memiliki mimpi tersebut adalah Arvy Kheren Laurence Setiawan (20) dan Arga. Di balik suka-duka yang dihadapi setiap hari sebagai kurir bersepeda, Arvy saat ini tengah menyiapkan diri untuk menghadapi kompetisi fixed gear di Vietnam.

Baca: Suka Duka Kurir Bersepeda Jinakkan Ganasnya Jalanan Jakarta

 

Dalam kompetisi yang bernama Saigon Criterium ini, Arvy harus berhadapan dengan pesepeda sekelas atlet dari berbagai wilayah seperti Malaysia, Thailand, Jepang, dan Vietnam sendiri.

Dalam lomba adu cepat ini, Arvy harus melalui sirkuit berjarak 1 km dengan 30 lap. 

Untuk menghadapi event tersebut, saat ini Arvy terus meningkatkan kemampuannya. Apalagi, lawan-lawan yang dihadapi merupakan atlet profesional.

"Kalau pesaing memang pemain fixed gear, meski mereka ngga sepedaan tiap hari kaya Arvy. Bisa dibilang mereka atlet, karena porsi latihannya ada targetnya tiap minggu harus berapa ratus kilo, sementara Arvy tiap hari dari bike messenger aja," ujar Arvy.

Baca: Westbike Messenger Service, Bisnis Kurir Sepeda yang Taklukkan Lalu Lintas Jakarta

 

Sebelum mengikuti ajang kompetisi ini, Arvy juga sering mengikuti kompetisi di lingkup yang lebih kecil di kawasan Jakarta, Bogor, dan Bandung. Pada setiap kompetisi yang dia ikuti pun tak jarang Arvy menduduki peringkat pertama.

"Dulu pernah lomba dari Bogor ke Jakarta tahun 2017, itu kurang lebih 50 km, itu Arvy dapet dapet juara 1," jelasnya.

Namun demikian, Arvy juga menghadapi keterbatasan. Dana yang dimiliki tidak mencukupi untuk membiayai keikutsertaannya di Saigon Criterium. 

Terkait dengan itu, Kompas.com berinisiatif mengajak para netizen untuk ikut berbagi guna mewujudkan mimpi Arvy membawa nama baik Indonesia di ajang kompetisi sepeda fix gear.

Untuk pembaca yang ingin mendukung perjuangan Arvy, silakan klik di tautan ini:  Bantu Arvy di Fixed Gear Vietnam



Close Ads X