Inalum dan Freeport Tandatangani Kesepakatan Divestasi Saham PTFI

Kompas.com - 12/07/2018, 16:57 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menandatangani pokok-pokok kesepakatan divestasi saham PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kementerian Keuangan, Kamis (12/7/2018) sore.

Pihak yang menandatangani kesepakatan ini adalah PT Indonesia Asahan Alumunium atau Inalum (Persero) dengan Freeport McMoran Incorporated selaku induk usaha PTFI.

"Kesepakatan yang ditandatangani hari ini merupakan langkah maju dan strategis dalam rangka mewujudkan kesepakatan antara Republik Indonesia dengan PTFI," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang berbicara mewakili pemerintah usai tanda tangan kesepakatan.

Sebelumnya, Indonesia hanya memiliki saham PTFI sebesar 9,36 persen. Pemerintah melalui Inalum selaku induk holding BUMN pertambangan melakukan upaya untuk mencaplok kepemilikan mayoritas di PTFI, yakni saham sebesar 51 persen.

Baca juga: PTFI Bakal Jadi Perusahaan Patungan Inalum-Freeport McMoRan

Agar target 51 persen saham tercapai, Inalum ditugaskan pemerintah untuk membeli participating interest (PI) 40 persen milik Rio Tinto di PTFI, untuk kemudian dikonversi menjadi saham. Rio Tinto sebelumnya punya andil berupa PI di PTFI yang menjadikan Indonesia perlu membelinya agar bisa dapat 51 persen saham di sana.

Proses inilah yang sebelumnya cukup alot dan membutuhkan waktu lama. Namun, setelah ada kesepakatan harga, didapati perhitungan valuasi divestasi saham antara Rio Tinto dengan PTFI, sehingga angka yang dipakai adalah sama.

Bersamaan dengan tanda tangan kesepakatan ini, turut diuraikan pokok-pokok hak dan kewajiban kedua belah pihak yang akan dijelaskan lebih lanjut secara detil. Tidak lupa dalam divestasi saham ini, Sri Mulyani memastikan pemerintah daerah di Papua akan memiliki hak dalam PTFI sebesar 10 persen.

Baca juga: Jokowi: Freeport Sepakat Saham Indonesia Jadi 51 Persen

Kompas TV Alotnya negosiasi penjualan atau divestasi saham Freeport Indonesia bisa digambarkan dengan proses yang panjang.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.