Pembangunan Terminal Kijing Diharapkan Bisa Tingkatkan Ekonomi Kalbar - Kompas.com

Pembangunan Terminal Kijing Diharapkan Bisa Tingkatkan Ekonomi Kalbar

Kompas.com - 12/07/2018, 20:08 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Kantornya, Kamis (12/7/2018).KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMA Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Kantornya, Kamis (12/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berharap dengan dibangunnya terminal Kijing di Pelabuhan Pontianak mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kawasan Kalimantan Barat.

"Dengan adanya Pelabuhan Kijing ini tentu akan menambah daya saing Kalbar secara khusus dan Indonesia secara umum," ujar Budi di kantornya, Kamis (12/7/2018).

Budi menambahkan, pembangunan Terminal Kijing merupakan upaya Pelindo II  untuk pengembangan Pelabuhan Pontianak.

Sebab, lahan di Pelabuhan Pontianak saat ini cukup terbatas dan hal itu diperparah dengan sedimentasi sungai yang menyebabkan kapal besar sulit bersandar.

Baca juga: Kemenhub dan Pelindo II Tanda Tangani Konsesi Pembangunan Pelabuhan Kijing

"Harapan saya konektivitas logistik di Kalbar yang selama ini relatif agak stagnasi ini akan tumbuh dan sekitar Kijing akan tumbuh kegiatan-kegiatab ekonomi yang bermanfaat bagi kemajuan ekonomi Indonesia," kata Budi.

Pembangunan tahap I Terminal Kijing diprediksi bakal rampung dibangun dan mulai beroperasi pada 2019 mendatang.

Terminal tersebut nantinya akan dikembangkan dengan konsep digital port yang dilengkapi peralatan bongkar muat modern.

Pada pembangunan tahap pertama, IPC akan membangun empat terminal, yakni terminal multipurpose, terminal curah cair, terminal curah kering, dan terminal peti kemas.

Untuk terminal peti kemas, kapasitasnya diproyeksi bisa mencapai satu juta TEUs, sedangkan untuk terminal curah cair dan curah kering masing-masing berkapasitas 8,3 juta ton dan 15 juta ton.



Close Ads X